Percepat Listrik Perdesaan, Kementerian ESDM Bersama PLN Dan Pemprov Sumut Sinkronkan Usulan Lokasi
sumut24.co MEDAN, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dan
kota
Baca Juga:
- Rakor Evaluasi MBG, Wawako Fadly Abdina Soroti Kualitas, Distribusi hingga Keamanan Pangan
- Evaluasi Lima Kategori Lomba TP PKK Sumatera Utara Sambangi Asahan : Bukan Sekadar Berlomba, Tapi Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
- Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan Ditengah Ketidakpastian Ekonomi
KUTAI BARAT – Rombongan penceramah (UAS) sempat mendapat penolakan dari sekelompok massa saat tiba di Kabupaten , , Jumat (3/7/2026).
Peristiwa itu terjadi ketika rombongan UAS baru keluar dari Bandara Melalan menuju Kecamatan Melak untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Kasi Humas , , membenarkan adanya aksi penolakan tersebut. Menurutnya, sekitar 20 hingga 25 orang yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Dayak menghadang iring-iringan kendaraan rombongan UAS di pintu gerbang bandara.
"Benar ada sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan warga Kutai Barat menyampaikan penolakan terhadap kehadiran UAS. Jumlahnya sekitar 20 sampai 25 orang," ujar Sukoco, Minggu (5/7/2026).
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah massa menghadang kendaraan rombongan, bahkan beberapa di antaranya naik ke atas mobil meski lokasi telah dijaga aparat gabungan TNI dan Polri.
Meski demikian, Sukoco memastikan situasi dapat dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan.
"Terkait video yang viral itu memang benar, namun situasinya bisa diantisipasi dan tetap aman serta kondusif," katanya.
Untuk menghindari potensi gangguan, aparat menerapkan strategi pengamanan dengan mengubah susunan iring-iringan kendaraan. Mobil yang dihentikan massa ternyata bukan kendaraan yang ditumpangi UAS, melainkan kendaraan pengawal.
"Seolah-olah UAS berada di mobil itu, padahal beliau sudah berada di kendaraan lain dan lebih dulu melintas. Saat mereka memeriksa kendaraan tersebut, ternyata UAS tidak ada di dalamnya," jelas Sukoco.
Sebelum kedatangan UAS, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan telah menggelar rapat koordinasi. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa kegiatan keagamaan tersebut dapat dilaksanakan.
Namun, di lapangan masih terjadi aksi penolakan dari sekelompok massa.
Polisi mengerahkan sekitar 500 personel gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur masyarakat untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.
Menurut Sukoco, seluruh kegiatan Tabligh Akbar di Islamic Center Masjid Al-Muttaqin maupun peringatan Hari Lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning berlangsung aman dan lancar tanpa adanya aksi lanjutan.
Kehadiran UAS di Kutai Barat diketahui untuk mengisi ceramah pada Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah serta menghadiri peringatan Harlah ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.red
sumut24.co MEDAN, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dan
kota
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Bantuan DPD REI Sumbar untuk Korban Galodo Di Arosuka
News
Bupati Solok Menerima Langsung Bantuan Tunai Kwatir Ranting (Kwaran) Pramuka Palembayan Agam di Posko Bencana
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) meraih empat penghargaan dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian terseb
Kota
Pemkab Solok Evaluasi Penanganan Pascabencana Hidrometeorologi, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
News
Wabup Candra Teguhkan Komitmen Antikorupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah
News
Dit Intelkam Polda Riau dan BPDOBRP Kota Dumai Bersinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas
News
sumut24.co ASAHAN, Rasa tidak puas dan kekhawatiran melanda kalangan aktivis serta masyarakat Kabupaten Asahan, menyusul dugaan penganiayaa
News
Global Student Network 2026 Hadirkan Mahasiswa Tajikistan di UNPAB, Ada Apa di Balik Pilihan Mereka?
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan jaminan kepada investor dari India yang ingin menanamkan modal di Kot
kota