Senin, 16 Maret 2026

Brutal! Wartawan tvOne Dipukul dan Dicakar Oknum ASN di Paluta

Administrator - Senin, 16 Maret 2026 14:18 WIB
Brutal! Wartawan tvOne Dipukul dan Dicakar Oknum ASN di Paluta
Istimewa
Baca Juga:

paluta | Sumut24.co

Kasus kekerasan terhadap jurnalis kembali mencuat. Kali ini menimpa Irvan (48), seorang kontributor televisi nasional tvOne yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang wanita oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial YS.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore, 13 Maret 2026, di area parkir Rumah Makan Pondok Agung, Desa Aek Suhat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.

Akibat kejadian itu, Irvan mengalami luka memar di bagian perut setelah dipukul berulang kali oleh terduga pelaku.

Kronologi Penganiayaan

Saat dikonfirmasi, Irvan menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sesaat setelah dirinya masuk ke dalam mobil yang terparkir di lokasi kejadian.

Ia mengaku terkejut ketika tiba-tiba seorang wanita yang mengenakan seragam batik ASN lengkap dengan kartu identitas Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara mendatanginya dengan emosi.

"Saya kaget. Tiba-tiba saja dia marah-marah dan langsung menyerang saya, padahal saat itu saya sudah berada di dalam mobil," ungkap Irvan ketika ditemui saat membuat laporan di Polres Tapanuli Selatan.

Menurutnya, serangan tidak berhenti hanya sekali. Terduga pelaku diduga memukulnya berulang kali menggunakan tangan kosong.

"Sekitar tiga kali perut saya dipukul, bahkan sempat dicakar juga. Akibatnya bagian perut saya memar dan terluka," ujarnya sambil memperlihatkan bekas luka di tubuhnya.

Diduga Dipicu Konfirmasi Jurnalistik

Irvan menduga tindakan tersebut berkaitan dengan aktivitas jurnalistik yang ia lakukan sebelumnya. Ia mengaku sempat menghubungi YS melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait informasi yang diterimanya.

Namun, respons yang diterimanya justru penuh emosi.

"Saat saya konfirmasi lewat WhatsApp, dia sudah marah dan membalas dengan kata-kata kasar," jelas Irvan.

Konfirmasi tersebut berkaitan dengan dugaan aktivitas YS yang disebut-sebut menjalankan praktik pinjaman uang dengan bunga tinggi atau rentenir.

Dugaan Praktik Rentenir

Berdasarkan informasi yang dihimpun Irvan, praktik tersebut diduga menyasar sejumlah kepala desa di wilayah Padang Lawas Utara yang sedang membutuhkan dana cepat.

"Informasi yang kami dapatkan, setiap peminjam dikenakan bunga cukup tinggi. Bahkan kabarnya targetnya para kepala desa, dan jaminannya adalah SK kepala desa," ujarnya.

Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut dari pihak berwenang.

Dilaporkan ke Polisi

Tidak terima atas tindakan kekerasan yang dialaminya, Irvan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tapanuli Selatan.

Laporan itu tercatat dengan nomor:
LP/STTLP/B/94/III/2026/SPKT/Polres Tapanuli Selatan/Polda Sumatera Utara.

Pihak kepolisian memastikan laporan tersebut telah diterima dan akan ditindaklanjuti.

Polisi Pastikan Kasus Jadi Perhatian

Kasatreskrim Polres Tapanuli Selatan, IPTU Bontor Sitorus, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.

Ia menegaskan bahwa kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

"Benar, laporan korban sudah kami terima secara resmi. Kasus ini akan menjadi atensi Polres Tapanuli Selatan dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya mencari dan menyampaikan informasi kepada publik. Banyak pihak berharap proses hukum dapat berjalan transparan sehingga memberikan keadilan bagi korban serta menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak kembali terulang.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wartawan, Spiritualis, dan Pendaki: Satu Sosok Banyak Jejak
Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 1447 H di Padangsidimpuan Resmi Disesuaikan, Ini Rinciannya!
Ketua Pewarta Polrestabes Medan Jenguk Istri Wartawan Sumut24 yang Dirawat di ICU
Silaturrahmi PWPM, Wakil Wali Kota Minta Wartawan Bersinergi Bangun Kota Medan
Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemprov Sumut Percepat Implementasi Corporate University
Diduga Untuk Kepentingan Pribadi, Oknum ASN Pemko Tebing Tinggi Intervensi Kepala SPPG Padang Hulu
komentar
beritaTerbaru