Aksi Damai AMPB di Asahan Berjalan Aman, Pemkab dan DPRD Sampaikan Jawaban Positif Soal Perbaikan Jalan
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
Baca Juga:
- ASN Pemkab Simalungun Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026: Refleksi Memastikan Pancasila Tetap Menyala
- Oknum ASN Ikut Garap Lahan Eks HGU PT BSP di Asahan, Bupati Taufik : Siap-Siap Ditindak Tegas!
- ASN Pemprov Sumut Ditangkap Terkait Vape Narkotika, Bapeg Akui Belum Dapat Informasi Resmi
paluta | Sumut24.co
Kasus kekerasan terhadap jurnalis kembali mencuat. Kali ini menimpa Irvan (48), seorang kontributor televisi nasional tvOne yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang wanita oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial YS.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore, 13 Maret 2026, di area parkir Rumah Makan Pondok Agung, Desa Aek Suhat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.
Akibat kejadian itu, Irvan mengalami luka memar di bagian perut setelah dipukul berulang kali oleh terduga pelaku.
Kronologi Penganiayaan
Saat dikonfirmasi, Irvan menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sesaat setelah dirinya masuk ke dalam mobil yang terparkir di lokasi kejadian.
Ia mengaku terkejut ketika tiba-tiba seorang wanita yang mengenakan seragam batik ASN lengkap dengan kartu identitas Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara mendatanginya dengan emosi.
"Saya kaget. Tiba-tiba saja dia marah-marah dan langsung menyerang saya, padahal saat itu saya sudah berada di dalam mobil," ungkap Irvan ketika ditemui saat membuat laporan di Polres Tapanuli Selatan.
Menurutnya, serangan tidak berhenti hanya sekali. Terduga pelaku diduga memukulnya berulang kali menggunakan tangan kosong.
"Sekitar tiga kali perut saya dipukul, bahkan sempat dicakar juga. Akibatnya bagian perut saya memar dan terluka," ujarnya sambil memperlihatkan bekas luka di tubuhnya.
Diduga Dipicu Konfirmasi Jurnalistik
Irvan menduga tindakan tersebut berkaitan dengan aktivitas jurnalistik yang ia lakukan sebelumnya. Ia mengaku sempat menghubungi YS melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi terkait informasi yang diterimanya.
Namun, respons yang diterimanya justru penuh emosi.
"Saat saya konfirmasi lewat WhatsApp, dia sudah marah dan membalas dengan kata-kata kasar," jelas Irvan.
Konfirmasi tersebut berkaitan dengan dugaan aktivitas YS yang disebut-sebut menjalankan praktik pinjaman uang dengan bunga tinggi atau rentenir.
Dugaan Praktik Rentenir
Berdasarkan informasi yang dihimpun Irvan, praktik tersebut diduga menyasar sejumlah kepala desa di wilayah Padang Lawas Utara yang sedang membutuhkan dana cepat.
"Informasi yang kami dapatkan, setiap peminjam dikenakan bunga cukup tinggi. Bahkan kabarnya targetnya para kepala desa, dan jaminannya adalah SK kepala desa," ujarnya.
Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut dari pihak berwenang.
Dilaporkan ke Polisi
Tidak terima atas tindakan kekerasan yang dialaminya, Irvan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tapanuli Selatan.
Laporan itu tercatat dengan nomor:
LP/STTLP/B/94/III/2026/SPKT/Polres Tapanuli Selatan/Polda Sumatera Utara.
Pihak kepolisian memastikan laporan tersebut telah diterima dan akan ditindaklanjuti.
Polisi Pastikan Kasus Jadi Perhatian
Kasatreskrim Polres Tapanuli Selatan, IPTU Bontor Sitorus, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.
Ia menegaskan bahwa kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
"Benar, laporan korban sudah kami terima secara resmi. Kasus ini akan menjadi atensi Polres Tapanuli Selatan dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya mencari dan menyampaikan informasi kepada publik. Banyak pihak berharap proses hukum dapat berjalan transparan sehingga memberikan keadilan bagi korban serta menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak kembali terulang.red
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota
Semoga Jadi Haji Mabrur&rdquo, Pesan Menyentuh Wali Kota H. Letnan Dalimunthe Saat Sambut Jamaah Haji Padangsidimpuan
kota
Tak Perlu Khawatir, Data Dijamin Aman! Bupati Padang Lawas Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
kota