Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Baca Juga:
Iqbal Akbar Kepala SPPG Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi, Jumat (23/1/2026) kepada wartawan menceritakan bahwa, dugaan intervensi dilakukan oleh oknum ASN Adl yang datang dengan memakai seragam ASN lengkap saat bersama pasangan suami istri (pasutri) M dan Istrinya datang menemui, Iqbal Akbar pada saat jam kerja, Selasa (20/1/2026) pukul 09.00 Wib di dapur SPPG.
Masih disampaikan, Iqbal Akbar, pasutri (M dan istri) didampingi Adl (oknum ASN) awalnya datang menemui dirinya untuk mempertanyakan jika mereka (M dan istri) tentang internal yayasan di program pemerintah ini.
Lanjut Iqbal, karena bukan kapasitas dirinya, kemudian Iqbal mengatakan kepada (M dan Istri) agar langsung mendatangi/menanyakan ke pihak yayasan bersangkutan. Lalu, agar tidak ada kesalahpahaman kemudian saya menjelaskan bahwa, mereka (M dan Istri) bukanlah bagian dari pihak yayasan sesuai surat keterangan yayasan yang pernah sampai ke saya.
"Nah, setelah saya menceritakan dan menjelaskan terkait perihal yang disampaikan M dan Istri ke saya tersebut, namun, oknum ASN berinisial Adl seakan menjadi pahlawan dan seolah olah diduga mencari keuntungan pribadinya dengan memaksa saya untuk memberikan data yang valid kepada pasutri (M dan istri). Sementara terkait data yang dimaksud bukan hak saya menyampaikan kepada mereka dan bukan ranah mereka (Oknum ASN Adl dan M juga istri) bertanya kepada saya," ucap Iqbal.
Lanjut dibeberkan Iqbal, sikap dan perkataan juga permintaan oknum ASN Adl memaksa saya untuk memberi informasi dan data valid kepada M dan istrinya yang didengar banyak orang sudah sangat mengganggu aktivitas kami mengerjakan pekerjaan program pemerintah bapak presiden Prabowo yang dibutuhkan masyarkat dalam memenuhi kebutuhan gizi.
Tidak hanya itu, didepan M dan istri juga petugas dapur SPPG, oknum ASN Adl juga berbicara kepada saya dengan membawa bawa nama orangtua saya. Jelas itu sangat sangat tidak etis dan mengganggu aktivitas kami di dapur SPPG. Begitupula perbuatan dan tindakan M dan istri berkata kata yang tidak sepantasnya didengar banyak orang hingga menyebar keberapa instansi pemerintahan di Kota Tebing Tinggi yang seolah saya bersalah.
"Atas sikap dan perbuatan juga tindakan oknum ASN Adl dan M juga istrinya, saya meminta agar mereka meminta maaf kepada saya secara terbuka melalui surat klarifikasi kepada Kordinator Wilayah Kota Tebing Tinggi yang menangani program Presiden pak Prabowo dan permohonan maaf tertulis kepada saya," ungkap disampaikan Iqbal Akbar.
Sementara, Oknum ASN Adl yang dikonfirmasi wartawan terkait pernyataan, Iqbal Akbar Kepala SPPG Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi hingga sampai berita ini dimuat belum ada memberikan keterangan.(W02)
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Wali Kota bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke30 Tahun 2026
kota
Wali Kota melepas Karnaval dalam memeriahkan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026
kota
Ketua Senat Unimed Prof. Syawal Gultom Wafat
kota
Tanpa Dasar Hukum Kuat Hingga Diduga Pakai Insentif Pegawai Gebyar Pajak Sumut Berisiko Jadi Temuan BPK
kota
Rekor Baru! UKT Taekwondo Sumut Diserbu Ratusan Peserta
kota
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison ,S.Sos, M.Si Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi sekaligus Sosialisasi BPBL.
kota
Patroli Skala Besar Brimob Polda Sumut Sasar Titik Rawan Belawan, Ciptakan Rasa Aman Masyarakat
kota
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
kota
sumut24.co MedanPerempuan hari ini tidak lagi hanya menjadi pengikut keadaan, tetapi menjadi penggerak perubahan dalam setiap krisis yang
kota