Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
kota
Baca Juga:
Jakarta — Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat terkait proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan RI. Melalui Biro Kepegawaian, Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya menjaga integritas, transparansi, serta mencegah praktik penipuan yang kerap menyasar para calon pelamar.
Imbauan ini disampaikan menyikapi maraknya informasi simpang siur dan potensi penyalahgunaan situasi oleh oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Kejaksaan dalam proses rekrutmen.
Dalam keterangannya, Kejaksaan Agung menekankan dua poin utama kepada seluruh masyarakat.
Waspada Terhadap Oknum Penipuan dan Calo
Kejaksaan Agung menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi CPNS Kejaksaan RI dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas biaya. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan "jalur belakang" atau menjanjikan kelulusan.
Calon pelamar diimbau agar:
Waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai "orang dalam" atau memiliki koneksi di Kejaksaan Agung.
Mengabaikan tawaran bantuan kelulusan dengan imbalan uang atau bentuk apa pun.
Tidak terjebak praktik calo yang justru merugikan diri sendiri.
Kejaksaan RI menegaskan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pelamar akibat penipuan yang dilakukan pihak luar.
Informasi Seleksi Hanya Melalui Saluran Resmi
Untuk menghindari disinformasi dan berita bohong (hoaks), Kejaksaan Agung menegaskan bahwa seluruh informasi resmi mengenai formasi, persyaratan, jadwal, hingga hasil seleksi CPNS hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, yaitu:
Website Rekrutmen: rekrutmen.kejaksaan.go.id
Instagram Resmi: @biropegkejaksaan
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa menjadi insan Adhyaksa hanya dapat dicapai melalui jalur prestasi dan kemampuan murni.
"Kami meminta masyarakat untuk mandiri dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Masuk menjadi insan Adhyaksa hanya dapat dicapai melalui jalur prestasi dan kemampuan murni sesuai standar yang ditetapkan," tegasnya.
Masyarakat Diminta Segera Melapor Jika Ada Indikasi Penipuan
Kejaksaan Agung juga mengajak masyarakat untuk turut aktif mengawasi informasi yang tidak berasal dari kanal resmi. Jika menemukan indikasi penipuan atau oknum yang menjanjikan kelulusan, masyarakat diharapkan segera melapor melalui kanal pengaduan resmi Kejaksaan RI:
Contact Center Halo Jaksa: 150227
Email: humas.puspenkum@kejaksaan.go.id.
Red
Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
kota
Antusiasme Tinggi! 111 Pendaftar Ikuti Verifikasi Seleksi Polri 2026 di Padangsidimpuan
kota
Balita Hilang di SPBU Hutalombang, Polres Padang Lawas Sigap Memulangkan ke Orang Tua
kota
Bupati Madina Dorong Pelestarian Tradisi Lubuk Larangan untuk Ekosistem dan Masyarakat
kota
Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H7 Idulfitri 1447H/2026
kota
Kapolresta Deli Serdang Pantau Aktivitas Arus Balik Lebaran 1447 H di Bandara Kualanam
kota
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
kota
Sergai sumut24.co Tim Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres Serdang Bedagai melakukan monitoring d
News
Sergai sumut24.co Seorang pria ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kab
Hukum
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News