Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Baca Juga:
- Kapolres Padangsidimpuan Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Wujudkan Polri Presisi yang Semakin Dicintai Masyarakat
- Selamat Hari Bhayangkara ke-80: Polri Semakin Presisi, Profesional, dan Pengabdian Dicintai Masyarakat
- Ketum Bakopam Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Padangsidimpuan | Sumut24.co-
Antusiasme generasi muda untuk bergabung menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari tingginya jumlah pendaftar dalam kegiatan verifikasi Seleksi Penerimaan Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Polres Padangsidimpuan.
Kegiatan verifikasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Satintelkam Polres Padangsidimpuan. Proses ini merupakan tahapan awal penting dalam seleksi calon Taruna/i Akpol, Bintara, hingga Tamtama Polri.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan sejumlah pejabat internal, di antaranya PS Kabag SDM, Kasiwas, Kasi Propam, Ps Kasi Dokkes, serta panitia penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah total pendaftar mencapai 111 orang. Formasi Bintara PTU menjadi yang paling diminati dengan jumlah pendaftar pria sebanyak 50 orang dan wanita 23 orang.
Selain itu, pendaftar juga berasal dari berbagai jalur seperti Taruna/i Akpol, Bintara Intelijen, hingga Bakomsus di beberapa bidang teknis. Meski demikian, beberapa formasi khusus seperti Bakomsus Gizi, Peternakan, hingga Tenaga Kesehatan belum diminati pendaftar.
Dari total 111 pendaftar, sebanyak 71 peserta dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi awal. Rinciannya, peserta yang lolos didominasi oleh jalur Bintara PTU dengan jumlah 53 orang, disusul jalur lainnya seperti Akpol, Intelijen, dan Polair.
Tahap verifikasi ini menjadi langkah awal sebelum peserta melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya yang lebih ketat, seperti pemeriksaan kesehatan, tes akademik, hingga uji fisik.
Kapolres Padangsidimpuan dalam keterangannya menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional.
"Proses penerimaan Polri ini dilaksanakan secara transparan, akuntabel dan bebas dari praktik KKN. Kami mengajak seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti setiap tahapan dengan jujur," tegas Kapolres Padangsidimpuan.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri daerah yang ingin mengabdikan diri sebagai anggota Polri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Panitia memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur tanpa hambatan berarti.
Dengan tingginya minat pendaftar tahun ini, diharapkan akan lahir calon-calon anggota Polri yang berkualitas dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News