Dapur Besar dan Titik Merah Kecil
Dapur Besar dan Titik Merah Kecil Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pendiri GREAT Institute Ada ironi lama d
Politik
Baca Juga:
- Wali Kota melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota
- Wali Kota menerima piagam penghargaan dari Menteri Hukum atas komitmen Posbankum
- Wali Kota menghadiri acara Pisah Sambut Dandim 0207/Simalungun dari Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan kepada Letkol Inf Agus Mochtadi
Kota Solok - Sumut24.co
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok Ade Kurniati di Solok, Sumatera Barat, Rabu(7/1/2026) mengatakan mengembangkan pertanian ramah lingkungan berupa tanaman hidroponik sebagai metode pertanian modern yang menghemat air secara signifikan.
Hidroponik merupakan teknik bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan memanfaatkan air sebagai media tanam.Metode ini dikenal ramah lingkungan, lebih hemat air, serta praktis dalam perawatan. Selain itu, sayuran yang ditanam secara hidroponik dinilai lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Diungkapkannya, bahwa antusiasme masyarakat Kota Solok terhadap sayuran hidroponik cukup tinggi. Dengan adanya sayuran hidroponik ini, masyarakat di lingkungan pemerintah Kota Solok sangat antusias untuk membeli.
Guna memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Dinas, Pertanian dan Pangan Kota Solok akan terus meningkatkan produksi sayuran . Dan juga telah melakukan panen sayuran hidroponik milik dinas tersebut di lingkungan kantor dinas.
Kegiatan panen sayuran hidroponik tersebut, bagian dari upaya pemanfaatan lahan terbatas sekaligus mendorong konsumsi sayuran sehat di lingkungan pemerintah Kota Solok dan masyarakat sekitar.
jenis sayuran yang dipanen antara lain kangkung sebanyak 3 kilogram, pakcoy 5 kilogram, dan samhong 3 kilogram. Seluruh hasil panen dikemas secara rapi menggunakan plastik khusus sayuran dan dilengkapi label produksi. Dan dipasarkan ke instansi sekitar dengan harga Rp5.000 per bungkus dengan berat masing-masing 250 gram.
Dikatakan Ade Kurniati, memiliki nilai jual yang baik, metode hidroponik juga memberikan sejumlah keuntungan, seperti produktivitas tanaman yang lebih optimal, perawatan yang efisien, serta kualitas hasil panen yang terjaga.
Dia berharap dapat mendorong pegawai di lingkungan pemerintah Kota Solok dan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman pangan, sehingga mendukung terwujudnya pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (YOSE).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Dapur Besar dan Titik Merah Kecil Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pendiri GREAT Institute Ada ironi lama d
Politik
Masjid Assyakirin Gelar Zikir, Doa Bersama dan Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah
kota
Masjid Assyakirin Gelar Zikir, Doa Bersama dan Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah
kota
Medan, Sumut24.coKabar menggembirakan datang dari dunia olahraga Sumatera Utara. Atlet taekwondo Sumut, M. Raihan, resmi memastikan diri tam
News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News