GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!
GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!
News
Baca Juga:
- Ziarah, Berbagi, dan Berdonor: Golkar Tapsel Isi HUT ke-62 dengan Karya Nyata di Tengah Rakyat
- Ziarah ke Makam Raja Ali Haji, Ketum JMSI Teguh Santosa Panjatkan Doa di Pulau Penyengat
- Ziarah ke Makam Raja Siantar Sang Nauwaluh Damanik: Menutup Rangkaian Ziarah Raja Marpitu dalam Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun*
Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan ziarah ke makam Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, di Kota Blitar, Jawa Timur, kemarin.
Di hadapan pusara Bung Karno, Abdullah Rasyid menundukkan kepala, memanjatkan doa, dan menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa yang dikenal sebagai penyambung lidah rakyat.
Menurutnya, ziarah tersebut bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno kepada seluruh anak bangsa.
"Kemerdekaan Indonesia lahir dari pengorbanan, keberanian, dan keyakinan yang tidak pernah tunduk kepada penjajahan. Nilai-nilai itulah yang harus terus dijaga oleh generasi penerus," ujar Abdullah Rasyid.
Ia mengatakan, pesan Bung Karno mengenai persatuan, kedaulatan, dan keberpihakan kepada rakyat tetap relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

Dalam kesempatan itu, Abdullah Rasyid juga memanjatkan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal perjuangan Bung Karno, mengampuni segala kekhilafannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Ia menegaskan, tugas generasi saat ini bukan hanya mengenang nama besar Sang Proklamator, tetapi juga meneruskan semangat perjuangannya dengan menjaga persatuan, membela kepentingan rakyat, dan memperkuat kedaulatan Indonesia.
"Mari kita pegang teguh pesan Bung Karno, Jas Merah—jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sebab, sejarah adalah fondasi untuk membangun masa depan bangsa yang lebih kuat," tutupnya.
(Red)
GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!
News
Polri Diguncang Dua Badai Besar! Penggerebekan Pesantren dan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden
News
sumut24.co ASAHAN, Rencana monitoring kerja Komisi B DPRD Kabupaten Asahan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional II Bandar Pasir Ma
News
Status PNS Iskandar Muda Diberhentikan, Mengapa Masih Tercatat sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?
News
Madina Kebagian 250 Ribu Bibit Kakao dan Bantuan Sapi, Bupati Saipullah Rawat hingga Panen!
News
Serangan Jantung Bisa Terjadi Saat Subuh, Dokter Ungkap Pemicu yang Perlu Diwaspadai
Info
SUTRADARA DAN AKTOR INTELEKTUAL DUGAAN MAKAR HARUS DITANGKAP, KORNAS DESAK KAPOLRI BONGKAR RANTAI KOMANDO
News
Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
News
Farianda Minta Anto Genk Dukung Kembali Kepemimpinannya di PWI Sumut Periode Kedua
News
Demi Soliditas Insan Pers, Anto Genk Mundur dan Dukung Farianda Kembali Pimpin PWI Sumut
News