Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Baca Juga:
- Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M, Pimpin Apel Gabungan Sekaligus Membuka Gerakan Gotong Royong Bersama.
- Manfaatkan Lahan Eks HGU Sebelum Dibangun Lapas, Wakil Bupati Asahan Dukung Penanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan dan Bekal Hidup Warga Binaan
- Tokoh Pemuda Syafrizal Ritonga Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hamzah Siagian Maju Pilkades Pulau Rakyat Tua
"Kita sangat apresiasi ide dan gagasan dari Pak Wali Kota Rico Waas membuat UPT BPBD dalam memperkuat BPBD di Kota Medan," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (6/12/2025).
Masyarakat sudah mengetahui, lanjut Ibrahim, bahwa Medan Utara daerah rawan banjir, sehingga langkah ini bisa memudahkan bantuan pada saat bencana datang baik banjir maupun bencana lain sehingga bisa cepat dan mudah ditangani sehingga masyarakat tidak khawatir lagi lamanya penangangan bencana d setiap Kecamatan.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan perlunya penguatan besar-besaran terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.
Penguatan itu mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penambahan peralatan, hingga kesiapsiagaan di wilayah.
"Saya mau BPBD diperkuat. Mitigasi banjir harus lebih komprehensif, bahkan sampai tingkat kecamatan, kelurahan, hingga kepling. Mereka harus punya pengetahuan penyelamatan sehingga bisa saling membantu," kata Rico Waas saat meninjau Kantor BPBD Kota Medan di Jalan Rahmad, Jumat (5/12/2025) lalu.
Rencana strategis Pemko Medan untuk membentuk Unit Pelayanan Teknis (UPT) BPBD di wilayah-wilayah rawan banjir, khususnya di kawasan Medan Utara seperti Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Deli.
Langkah ini diambil agar penanganan darurat tidak lagi terpusat di satu titik.
"Harus ada perwakilan BPBD di Medan bagian Utara atau titik-titik lainnya. Dengan begitu, penanganan dan penyelamatan bisa lebih cepat," tegasnya.
Rico Waas selanjutnya menyoroti kurangnya pemahaman masyarakat mengenai waktu yang tepat untuk melakukan evakuasi saat banjir. Ia menilai banyak warga yang memilih bertahan hingga air semakin tinggi, sehingga menyulitkan proses penyelamatan.
Atas ide tersebut, Ibrahim dan RANZ Kota Medan berharap niat dan gagasan bisa cepat direalisasikan karena menimbang musibah yang telah terjadi.(W02)
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota