Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlit Terbaik Berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships
MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ
Sport
Baca Juga:
Syahrir menilai penggunaan istilah tersebut sering kali tidak tepat, karena pada dasarnya pejabat — mulai dari bupati, wali kota, gubernur hingga presiden — bekerja menggunakan amanah dan anggaran yang bersumber dari masyarakat.
"Pejabat itu pelayan rakyat. Apa yang mereka lakukan adalah bagian dari tanggung jawab yang memang sudah diemban," kata Syahrir.
Soroti Polemik antara Dokter Tifa dan Faizal Assegaf
Syahrir juga menyinggung polemik yang tengah ramai diperbincangkan antara akademisi Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dan aktivis Faizal Assegaf.
Dokter Tifa sebelumnya membantah tudingan Faizal Assegaf yang menyebut dirinya menerima sejumlah uang terkait kajian ilmiah mengenai mantan Presiden Joko Widodo. Tudingan itu bahkan disertai permintaan agar rekening beberapa nama diperiksa.
Dalam pernyataannya melalui akun X @Dokter_Tifa, Dokter Tifa menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan bertentangan dengan prinsip akademik yang selama ini ia junjung.
"Tidak ada satu rupiah pun dana dari pihak mana pun yang saya terima. Semua kajian saya berbasis ilmu pengetahuan dan tanggung jawab moral," tulisnya.
Ia menyebut seluruh penelitiannya berangkat dari disiplin ilmu yang ditekuninya, seperti Epidemiologi, Ilmu Perilaku, dan Neurosains, yang kemudian membentuk kajian Neuropolitika.
Menegaskan Pentingnya Integritas Akademisi
Menurut Syahrir, seorang akademisi — terlebih dosen, guru besar, dan rektor — memiliki tanggung jawab moral besar dalam menjaga integritas, etika, serta objektivitas dalam setiap pandangan yang disampaikan.
"Peran akademisi itu sangat penting. Mereka menjadi panutan dan penghasil generasi yang berpendidikan. Integritas dan komitmen pada kebenaran harus tetap dijaga," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa komunitas kampus merupakan ruang yang secara alami terbiasa mengkritisi berbagai fenomena sosial dan dinamika masyarakat.
"Adalah hal wajar jika kalangan kampus bersuara kritis. Mereka ikut menyaksikan fenomena sosial yang terjadi dan tentu berkepentingan menjaga nilai-nilai yang diatur dalam konstitusi serta undang-undang," ujarnya.
Pernyataan Syahrir ini menjadi pengingat bahwa baik pejabat publik maupun akademisi memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan kualitas kehidupan demokrasi.rel
MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ
Sport
sumut24.co TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle University Networ
kota
sumut24.co Tapanuli Selatan, Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru seb
News
sumut24.co MEDAN, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga akhir Juli 2026 menunjukkan kinerja yang me
kota
Wamen Haji dan Umrah RI Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak Buka Perdana Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di Masjid ArRifa&039i TPI Medan
kota
sumut24.co KARO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam me
News
sumut24.co MEDAN, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama DPRD Provinsi Sumatera Utara resmi menyepakati Rancangan P
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara ser
kota
Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko
kota