TP PKK Sumut Monitoring PAAREDI di Tanjungbalai, RUMBIA Jadi Unggulan
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co -
Cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut),sorotan tertuju Sibolga,Tapanuli Tengah (Tapteng),Tapanuli Selatan (Tapsel),Padangsidimpuan dan Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menimbulkan banjir dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi seorang pria asal Madina, Kecamatan Batang Natal Fahrur Rozi Nasution, yang hingga kini kehilangan kontak dengan istri dan anaknya yang saat itu di Sibolga.
Istrinya, Helly Elvis Marlin Zebua (38) dan anak mereka, Djauraba Manggala Nasution (3) terakhir kali diketahui berada dalam perjalanan pulang dari Kepulauan Nias menuju Sibolga. Saat kapal tiba di Pelabuhan Sibolga, hujan deras mengguyur tanpa henti hingga menyebabkan gangguan di sekitar pelabuhan.
Fahrur menceritakan bahwa Helly masih sempat menghubunginya sebelum banjir bandang menerjang kawasan tersebut. Namun, sesaat setelah bencana terjadi, komunikasi terputus total dan hingga kini tidak ada tanda-tanda keberadaan mereka.
Dengan suara bergetar dan penuh kecemasan, Fahrur menyampaikan kondisinya kepada awak media pada Sabtu, 29 November 2025.
"Sudah tiga hari tidak ada kontak, bang. Saya sangat cemas karena anak dan istri belum pulang ke rumah," ujarnya.
Ia mengaku berkali-kali mencoba menghubungi ponsel istrinya, namun tidak pernah tersambung. Situasi makin sulit karena akses jalan menuju Sibolga rusak parah akibat banjir bandang dan longsor.
"Sebelum bencana datang masih sempat balas chat WA,istri saya bilang,"Mobil tdk jd brangkt...aq d terminal ini",hanya itu bang",ujar Fahrur yang sangat gelisah
Fahrur menjelaskan bahwa ia ingin menyusul ke Sibolga untuk mencari keluarganya. Namun kondisi jalan dari Madina menuju Sibolga dilaporkan putus total dan belum bisa dilalui.
"Mau saya susul ke sana, tapi jalannya masih putus total. Debit air belum turun. Jadi saya benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi," ungkapnya penuh harap.
Pihak keluarga dan warga sekitar juga ikut membantu menyebarkan informasi mengenai hilangnya Helly dan anaknya agar dapat ditemukan secepat mungkin.
Dalam upaya mempercepat pencarian, Fahrur mengimbau masyarakat yang melihat atau mengenali istrinya dan anaknya agar segera menghubunginya.
Kontak yang dapat dihubungi:
⦁ 0853 1479 8882
Identitas keluarga yang hilang:
- Nama Istri: Helly Elvis Marlin Zebua (38 tahun)
- Nama Anak: Djauraba Manggala Nasution (3 tahun)
Situasi ini menambah panjang daftar warga yang hilang kontak akibat cuaca ekstrem dan banjir bandang di Sibolga.
Masyarakat setempat juga berharap agar pemerintah dan tim SAR dapat segera membuka akses jalan serta meningkatkan upaya pencarian. "Saya cuma ingin mereka pulang dalam keadaan selamat. Tolong bantu saya menemukan mereka."Harapnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerin
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan sek
News
Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
News
PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir
kota
Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
kota
Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam menyambut semangat kemerdekaan tak cukup merayakannya dengan seremoni nam
News
sumut24.coASAHAN, Aksi unjuk rasa damai yang dilakukan ratusan anggota Kelompok Tani (Koptan) binaan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKT
News
Terima Penghargaan dari Kemendagri,Bobby Nasution Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Masyarakat
kota