Kamis, 10 September 2026

KBRI : Banyak Pekerja Scame & Judi Online Asal Medan. Kakanim Imigrasi Polonia : Wajib Ikuti Regulasi Sesuai Aturan

Administrator - Kamis, 10 September 2026 13:10 WIB
KBRI : Banyak Pekerja Scame & Judi Online Asal Medan. Kakanim Imigrasi Polonia : Wajib Ikuti Regulasi Sesuai Aturan
Istimewa
Staf KBRI dan kantor Imigrasi beserta Wildan Situmeang eks pekerja judi Kamboja yang di pulang kan ke Medan
sumut24.co -MEDAN, Warga Negara Indonesia (WNI) khususnya yang berasal dari kota Medan, jangan masuk kembali ke Kamboja, bila tergiur dengan pekerjaan ilegal seperti SCAM serta Judi online yang jelas melanggar aturan yang berlaku.

Baca Juga:
Hal itu ditegaskan Dadang Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kepada wartawan, Rabu,(9/09/26) pagi.

Menurut Info dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, banyak anak asal Kota Medan mantan pekerja penipuan daring (online scam) dan perjudian online antar negara, kerap datang lagi ke Kamboja, hingga berpotensi besar berakhir dengan banyak masalah serta penyiksaan fisik.

Menurut Dadang khususnya di kota Medan banyak sekali para pekerja yang tidak memiliki keahlian, termakan bujuk rayu perusahaan yang tidak jelas dan merugikan para pekerja.

Ditambahkannya, para pekerja yang datang di Kamboja seharusnya memiliki keahlian khusus. DiKamboja ada pekerja yang memiliki keahlian khusus bekerja di smartpon dan penerbangan dengan saleri besar dan benar.

"Bukan hanya Wildan Situmeang pekerja yang kita pulangkan, banyak WNI warga kota Medan yang terjebak pekerja di Kamboja , bahkan bekerja si perusahaan tidak terdaftar seperti di scam atau perjudian online. Himbauan kepada generasi muda cek dulu perusahaan step by step, benar tidak perusahaan yang menawarkan pekerja itu. Bila ingin bekerja ke luar negara seharusnya memiliki keahlian khusus dan kebenaran dukumen, Ujar, Dadang .

Sementara itu, Kepala Imigrasi Polonia kelas 1 Non TPI Medan, Ridha Sah Putra menuturkan pengawasan dalam pengajuan dokumen permohonan pasport, apalagi untuk TKI wajib ikuti regulasi dan aturan yang berlaku.

"Kita terus memperbaiki tata kelola secara menyeluruh baik pelaksana teknis
guna memperkuat layanan publik. pengendalian internal, akuntabilitas guna tercapainya pelayanan terbaik untuk masyarakat " Ujar, Ridha Sah Putra.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Duo Pengedar Sabu di Jalan Bila Medan Disergap Polisi, Sejumlah Paket Sabu Diamankan
Anggaran Bimtek Desa di Asahan Diduga Dikuras Hingga Miliaran Rupiah, LSM Desak Penegak Hukum Turun Tangan
Produk Warga Binaan Lapas TBA Bakal Dipasarkan Lebih Luas, Wali Kota Tanjungbalai: Siap Kita Dukung
Pangdam I/BB Pimpin Penutupan Dikmata, 1.955 Siswa Resmi Jadi Prajurit TNI AD
Rico Waas Luncurkan E-Loket, Perkuat Transparansi dan Kepatuhan Pajak
Kesiapsiagaan PDI Perjuangan se- Sumut Menghadapi Perubahan Cuaca dan Bencana Alam
komentar
beritaTerbaru