Wali Kota Medan Dorong Penguatan Financial Daerah Melalui Opsen PKB dan Aplikasi Smart Tax
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas terus berkomitmen untuk menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dan mandiri seca
kota
Baca Juga:
Labuhanbatu Utara — Gerakan Masyarakat Cinta Tanah Air (GEMA CITA) menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan penyimpangan dalam dua paket pekerjaan yang dianggarkan melalui Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Dua kegiatan yang disorot, yaitu pembangunan paving blok halaman kantor senilai Rp199.899.195,87 yang dikerjakan CV. Kevindo Putra Mandiri, serta pembangunan kanopi halaman kantor senilai Rp195.999.121,85 dengan penyedia CV. Damai Jaya. Keduanya berlokasi di Jl. Lintas Sumatera, Perk. Membang Muda, Kualuh Hulu, Labura.
Ketua GEMA CITA, Al Firman, mengatakan bahwa pihaknya menemukan sejumlah indikasi pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan dua pekerjaan tersebut. Salah satu dugaan paling serius adalah pekerjaan yang sudah berjalan sebelum kontrak ditandatangani. Hal itu dinilai bertentangan dengan aturan pengadaan barang/jasa pemerintah.
"Jika benar pekerjaan dimulai sebelum terbitnya kontrak, maka secara hukum kegiatan itu sudah menyalahi mekanisme pengadaan dan membuka dugaan adanya persekongkolan serta pelanggaran administratif yang serius," ujar Al Firman.
Ia menambahkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diduga kurang cermat dalam melakukan pengawasan sehingga pekerjaan tetap berjalan tanpa dasar kontraktual yang sah. Menurutnya, lemahnya fungsi kontrol PPK membuka ruang bagi terjadinya praktik yang tidak sesuai prinsip akuntabilitas.
Selain itu, GEMA CITA juga menyoroti kemungkinan adanya pengaturan dalam proses pemilihan penyedia. Dugaan ini muncul karena perusahaan pelaksana disebut langsung mengerjakan proyek sebelum dokumen kontrak diterbitkan.
Atas sejumlah indikasi tersebut, GEMA CITA mendesak DPMPTSP Labura untuk membatalkan dua paket pekerjaan tersebut. Selain itu, organisasi tersebut meminta dilakukan seleksi ulang penyedia agar proses pengadaan kembali berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Kami meminta Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengusut tuntas dugaan persekongkolan ini. Semua pihak yang terkait harus diperiksa, termasuk Kepala Dinas dan PPK," tegas Al Firman.
Ia menambahkan bahwa penegakan hukum harus menyentuh juga para penyedia jasa, yakni Direktur CV. Kevindo Putra Mandiri dan Direktur CV. Damai Jaya, untuk memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sebelum kontrak ditandatangani.
"Pelaksanaan proyek pemerintah harus berpegang pada asas transparansi, akuntabilitas, dan tertib administrasi. Setiap potensi penyimpangan harus dibuka terang-terangan, diproses secara hukum, dan tidak boleh dibiarkan menjadi preseden buruk," tutup Al Firman.
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas terus berkomitmen untuk menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dan mandiri seca
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan un
kota
sumut24.co MedanIndosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali membanggakan Indonesia di tingkat internasional dengan berhasil masuk
Ekbis
sumut24.co Aceh TamiangTelkomsel memastikan percepatan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang pasca bencana hi
Umum
MEDAN SUMUT24.co MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Organisasi tersebut mengg
News
sumut24.co Tanjungbalai Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, membuka secara resmi kegiatan konsultasi publik penyusunan Ren
News
Dukungan Kemanusiaan di Tapsel Posko Aman Nusa II Distribusikan Bantuan ke Aek Ngadol, Huta Godang, dan Garoga
kota
Terungkap! Rp843 Miliar Hilang dari Pernyataan Resmi, Elfenda Ini Tidak Wajar!
kota
Dampak Bencana di Sumatera Utara Meningkat Drastis, 463 Ribu Warga Terdampak &mdash 343 Meninggal, 57 Hilang
kota
Bank Sumut Syariah dan Dompet Dhuafa Waspada Serahkan Laptop untuk Sekolah Bintang RabbaniDeli serdangSumut24.co Bank Sumut Syariah bersama
News