PSMS Menang Telak 6-0 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
Baca Juga:
- Bobby Nasution Bersama Kementerian PKP Kolaborasi Sediakan Hunian Layak bagi Masyarakat
- Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Tingkatkan Kualitas MBG, TPID Sumut Dorong Tata Kelola Dapur Gizi Lebih Baik
- Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur
Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Perangkat Daerah, yang menjadi dasar penyesuaian kelembagaan di tingkat daerah sesuai visi-misi Presiden dan Gubernur.
"Yang namanya kelembagaan itu ada acuannya di PP 16/2018. Saat ini Gubernur Sumut menyesuaikan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam misi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Dedi, di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (22/10).
Dedi menjelaskan, saat ini struktur Pemprov Sumut terdiri dari 21 dinas, 8 badan, 1 sekretariat daerah, 1 inspektorat, 9 biro, dan 2 UPTD khusus. Adapun pejabat eselon II A berjumlah 28 orang dan eselon II B sebanyak 11 orang.
Menurutnya, penataan ulang struktur dilakukan untuk memastikan OPD lebih efisien, tepat fungsi, dan tepat ukuran, sejalan dengan kebutuhan pelayanan masyarakat dan arah pembangunan daerah.
"Gubernur sedang menata kembali supaya OPD ini kaya fungsi, tepat ukuran, dan tepat kinerja. Kami di Biro Organisasi menjadi arsitek birokrasi Pemprov Sumut untuk menata SOTK hingga level sekretariat," tegasnya.
Dedi mengungkapkan, terdapat sejumlah perubahan besar yang sedang digodok bersama Kementerian Dalam Negeri. Beberapa di antaranya adalah:
Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sumut akan diubah menjadi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, sementara fungsi Tata Ruang akan dialihkan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Dinas Pertanian akan digabung dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan untuk efisiensi dan peningkatan pelayanan masyarakat.
Bappelitbang Sumut akan diubah menjadi Baperida (Badan Perencanaan, Penelitian, Pembangunan dan Riset Daerah). BPBD Sumut nantinya akan dipimpin oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa).
"Konsultasi dengan Kemendagri sudah dilakukan. Penggabungan bisa dilakukan jika satu rumpun dengan kementerian, untuk efektivitas dan peningkatan pelayanan," terang Dedi.
Penataan kelembagaan ini direncanakan rampung dan diberlakukan pada tahun 2026, dengan dasar hukum melalui Peraturan Gubernur (Pergub).
Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa Gubernur Sumut saat ini memusatkan perhatian pada penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, mengingat Sumut merupakan salah satu daerah penghasil pertanian terbesar di Indonesia.
"Sumut ini daerah pertanian terbesar, dan Gubernur sangat fokus di sana. Tapi beliau juga tidak mengabaikan sektor energi. Beliau sangat cermat melihat potensi daerah," ujarnya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
BIREUEN Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut
News
Tak Ingin Molor, Wali Kota Padangsidimpuan Koordinasi dengan BPKP Soal Percepatan Huntap
News
Pengurus PP Polri Tapsel 20262031 Dikukuhkan, Kompol Purn Daulat Mhd Zein Harahap Jadi Ketua
News
World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim
News
DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota
Kota
Harmoni Milad ke27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah
News
JAKARTA Sumut24.co PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaulat
News
Investor China Jajaki Industri Daur Ulang di Deli Serdang
News
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
News