Gandeng BRIN dan Harika Foundation, BPKH Cetak Gen Z Jadi "Dai Sejuta Mimbar" Edukasi Haji Muda
sumut24.co MedanBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundati
Umum
Baca Juga:Oleh: H Syahrir Nasution SE MM
- India for Health bersama Apollo Hospitals, Buka Akses Transplantasi Liver Hingga Robotic Surgery
- Alasan Tanah Mengandung Zat Asam Tinggi, 20 Ribu Bibit Bantuan Kemenhut Hilang, Warga Sorot Pelanggaran Hukum dan Manipulasi Data
- Sosialisasi Persiapan Remaja Berkarakter, Sehat, dan Cerdas di SMAN 1 Kubung Kabupaten Solok, Dihadiri Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, Msi
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kejujuran seharusnya menjadi fondasi moral yang tidak bisa ditawar. Namun, realitas hari ini menunjukkan hal yang sebaliknya — di banyak tempat, kejujuran justru dianggap ancaman. Orang yang berani berkata benar sering kali dicap pembuat gaduh, sementara mereka yang pandai bersandiwara justru dipuji sebagai "bijak". Inilah gejala bangsa yang mulai kehilangan akal sehatnya.
"Takut miskin tapi tak pernah kaya," begitu sindiran tajam orang bijak yang menggambarkan ketakutan manusia modern. Banyak yang rela menggadaikan integritas demi kenikmatan sesaat, padahal ketenangan sejati lahir dari hati yang jujur dan pikiran yang bersih. Ketakutan akan kekurangan membuat manusia kehilangan arah dan melupakan nilai dasar: Tell the truth and be honest — katakan yang benar dan hiduplah dengan kejujuran.
Bangsa yang besar tidak diukur dari gedung megah atau jalan mulus, tetapi dari keberanian rakyatnya berkata benar. Orang tua dahulu sudah menanamkan nilai sederhana namun mendalam: "Jangan curang, meski kesempatan ada." Karena mereka tahu, dunia ini hanyalah sementara, dan kejujuran adalah bekal terbaik menghadapi kehidupan yang fana.
Kini, yang menjadi ironi, ketika seseorang berbuat benar, ia justru disalahkan. Ketika ada yang berani bersuara, ia dianggap pengganggu stabilitas. Padahal, justru dari suara-suara jujur itulah bangsa bisa diselamatkan dari kehancuran moral.
Jika kejujuran dianggap kejahatan, maka sesungguhnya kita sedang hidup di zaman yang salah arah. Saatnya bangsa ini kembali menata nurani — menghargai orang yang jujur, bukan membungkamnya. Karena tanpa kejujuran, akal sehat akan mati, dan bangsa ini akan kehilangan jiwanya.***
sumut24.co MedanBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundati
Umum
Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas
kota
Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organ
News
Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan
News
Polsek Tanjung Morawa Amankan Terduga Pelaku Curat Sepeda Motor
kota
sumut24.co JAKARTA, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat
News
sumut24.co MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
News
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paski
Umum
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Dae
News