Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Baca Juga:
- Polrestabes Medan Sergap Pasukan Tempur Geng Motor GPS Terlibat Jual Beli Sabu Disergap
- Ratakan Bantaran Rel KA Medan - Kualanamu Sarang Narkoba, Polrestabes Medan Amankan 3 Kg Ganja, Sejumlah Paket Sabu Hingga Beragam Senjata Disita
- Polrestabes Medan Ratakan Bantaran Rel KA Medan - Kualanamu yang Jadi Sarang Narkoba 3 Kg Ganja, Sejumlah Paket Sabu, Hingga Beragam Senjata Disita
Medan – Dugaan praktik haram kembali mencoreng lembaga pemasyarakatan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, bisnis narkoba dan jual beli kamar mewah diduga marak terjadi di salah satu rumah tahanan (rutan) di Sumatera Utara.
Nama dua bandar besar, yakni ko Jm dan Iy, disebut-sebut mengendalikan peredaran narkoba dan diduga adanya bisnis jual beli kamar di dalam rutan. Keduanya diduga memiliki akses istimewa dengan setoran fantastis kepada oknum pejabat rutan.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, aliran dana dari para bandar ini mencapai angka fantastis. "Setoran mencapai Miliar tiap bulan untuk oknum pejabat Rutan. Itu belum termasuk pungutan lain," ungkapnya, Kemarin.
Tak hanya soal narkoba, untuk mendapatkan kamar yang lebih layak pun diduga ada tarif khusus. Tahanan baru disebut-sebut harus membayar sekitar Rp20 juta per orang agar bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik.
Praktik kotor ini tentu saja mencederai semangat reformasi birokrasi di lembaga pemasyarakatan, sekaligus menunjukkan lemahnya pengawasan internal maupun eksternal. Jika informasi ini benar, maka ada indikasi kuat terjadinya mafia peredaran narkoba yang dilindungi oknum pejabat negara.
Sementara itu Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas I Medan, Andi Surya, melalui stafnya, Risman Manurung, mengatakan, informasi yang beredar terkait adanya bandar narkoba yang disebut-sebut masih mengendalikan peredaran narkotika dari dalam rutan adalah tidak benar.
"Tidak benar ada bandar narkoba yang mengendalikan narkoba dari rutan, seperti yang disebutkan atas nama Ko Jm dan Iy," tegas Risman Manurung mewakili Karutan Medan.tim
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News