Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
- LBH Keadilan Setara Gandeng Lapas Labuhan Ruku Beri Pendampingan Hukum Warga Binaan
- 3.150 Calon Mahasiswa Baru Lolos Jalur SNBT, USU Bersiap Terima Mahasiswa di SMM Dan SMM PTN Barat
- Sertijab Kapolsek Pantai Labu; IPTU Sujarwo.S.PSi,MM Serahkan Tongkat Kepemimpinan kepada IPDA Iralfat Yaroni Dachi SH
Pantai Labu -Meninggalkan tugas sebagai kepala desa selama 60 hari kerja berturut-turut tanpa alasan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, Kepala Desa Pantai Labu Pekan yang menghilang dapat surat peringatan (Sp).
Hilang nya kepala desa ini tentunya bukan tanpa sebab, kabar berhembus kepergian Kepala desa Pantai Labu Baru disebabkan adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.
Dampak adanya dugaan Mark Up mobil ambulance fiktif yang masuk dalam anggaran dana desa, digadang-gadang menjadi penyebab hilangnya kepala Desa.
Permasalahan di Desa Pantai Labu Baru terkait kinerja kepala desa yang tidak pernah hadir dan tidak melaksanakan kegiatan sesuai rencana anggaran. "Sudah kita panggil dan sudah diberi peringatan ketiga, jadi kita tunggulah hasilnya. Ungkapnya.
Hal tersebut langsung disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Camat Pantai Labu, M Azizur Rahman saat melakukan sidak di kantor Desa Pantai Labu beberapa lalu.
Azizur Rahman mengaku kedatangan kali ini ke Desa Pantai Labu Baru hanya untuk memastikan Secara pasti kebenaran informasi kepala Desa yang sudah lama tidak masuk kantor.
"Hanya untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat di desa tetap berjalan meskipun tanpa kehadiran kepala desa".
Tadi sudah saya sampaikan kepada sekertaris desa untuk segera melakukan rapat bersama BPD, intinya pelayanan kepada masyarakat di desa jangan sampai terganggu.
"Soal temuan dugaan korupsi dana desa, coba ditanya langsung kepada Inspektorat," ujarnya.
Langkah tegas sudah kita laksanakan, permasalahan di Desa Pantai Labu Baru terkait kinerja kepala desa yang jarang hadir dan tidak melaksanakan kegiatan sesuai rencana anggaran. "Sudah kita panggil dan sudah diberi peringatan ketiga, jadi kita tunggulah hasilnya. Ungkapnya.
Terpisah, inspektorat atau Inspektur Deli Serdang Edwin Nasution yang dikonfirmasi mediapolri.id membenarkan telah menerima surat tembusan dari pemerintah Kecamatan Pantai Labu yang ditujukan ke inspektorat.
"Tembusan surat ke kami. sudah kami terima, tentang teguran dari camat nya". Ujar Edwin Nasution. Sabtu (17/8/2025).
Sedangkan perihal dugaan penyalahgunaan dana desa di beberapa Desa yang berada di Kecamatan Pantai Labu yang telah diperiksa inspektorat, Edwin Nasution lebih memilih irit berbicara dalam memberikan jawaban.
"Senin saya pastikan". Pungkas inspektorat.
Untuk diketahui, Desa Pantai Labu Baru merupakan salah satu desa tertua yang berada di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Menjadi sorotan publik bukan karena sejarahnya yang panjang, melainkan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.
Desa yang berdiri sejak tahun 1890 ini awalnya dikenal sebagai Kampung Suka Raja, wilayah pesisir yang dulunya diserahkan oleh Sultan Serdang kepada Sultan Syaiful Alamsyah.
Seiring perjalanan waktu, kampung ini mengalami perubahan status dan nama, hingga resmi menjadi Desa Pantai Labu Baru pada 1969 di bawah kepemimpinan Syahuldin Purba. Pemilihan kepala desa pertama dilakukan pada 1986 dan dimenangkan oleh Syamuddin Purba.
Kini, lebih dari satu abad sejak berdirinya, desa bersejarah ini masuk dalam daftar beberapa desa di Kecamatan Pantai Labu yang tengah diperiksa terkait dugaan korupsi dana desa.@Yan
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News