Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
kota
Baca Juga:
Pantai Labu -Meninggalkan tugas sebagai kepala desa selama 60 hari kerja berturut-turut tanpa alasan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, Kepala Desa Pantai Labu Pekan yang menghilang dapat surat peringatan (Sp).
Hilang nya kepala desa ini tentunya bukan tanpa sebab, kabar berhembus kepergian Kepala desa Pantai Labu Baru disebabkan adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.
Dampak adanya dugaan Mark Up mobil ambulance fiktif yang masuk dalam anggaran dana desa, digadang-gadang menjadi penyebab hilangnya kepala Desa.
Permasalahan di Desa Pantai Labu Baru terkait kinerja kepala desa yang tidak pernah hadir dan tidak melaksanakan kegiatan sesuai rencana anggaran. "Sudah kita panggil dan sudah diberi peringatan ketiga, jadi kita tunggulah hasilnya. Ungkapnya.
Hal tersebut langsung disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Camat Pantai Labu, M Azizur Rahman saat melakukan sidak di kantor Desa Pantai Labu beberapa lalu.
Azizur Rahman mengaku kedatangan kali ini ke Desa Pantai Labu Baru hanya untuk memastikan Secara pasti kebenaran informasi kepala Desa yang sudah lama tidak masuk kantor.
"Hanya untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat di desa tetap berjalan meskipun tanpa kehadiran kepala desa".
Tadi sudah saya sampaikan kepada sekertaris desa untuk segera melakukan rapat bersama BPD, intinya pelayanan kepada masyarakat di desa jangan sampai terganggu.
"Soal temuan dugaan korupsi dana desa, coba ditanya langsung kepada Inspektorat," ujarnya.
Langkah tegas sudah kita laksanakan, permasalahan di Desa Pantai Labu Baru terkait kinerja kepala desa yang jarang hadir dan tidak melaksanakan kegiatan sesuai rencana anggaran. "Sudah kita panggil dan sudah diberi peringatan ketiga, jadi kita tunggulah hasilnya. Ungkapnya.
Terpisah, inspektorat atau Inspektur Deli Serdang Edwin Nasution yang dikonfirmasi mediapolri.id membenarkan telah menerima surat tembusan dari pemerintah Kecamatan Pantai Labu yang ditujukan ke inspektorat.
"Tembusan surat ke kami. sudah kami terima, tentang teguran dari camat nya". Ujar Edwin Nasution. Sabtu (17/8/2025).
Sedangkan perihal dugaan penyalahgunaan dana desa di beberapa Desa yang berada di Kecamatan Pantai Labu yang telah diperiksa inspektorat, Edwin Nasution lebih memilih irit berbicara dalam memberikan jawaban.
"Senin saya pastikan". Pungkas inspektorat.
Untuk diketahui, Desa Pantai Labu Baru merupakan salah satu desa tertua yang berada di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Menjadi sorotan publik bukan karena sejarahnya yang panjang, melainkan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.
Desa yang berdiri sejak tahun 1890 ini awalnya dikenal sebagai Kampung Suka Raja, wilayah pesisir yang dulunya diserahkan oleh Sultan Serdang kepada Sultan Syaiful Alamsyah.
Seiring perjalanan waktu, kampung ini mengalami perubahan status dan nama, hingga resmi menjadi Desa Pantai Labu Baru pada 1969 di bawah kepemimpinan Syahuldin Purba. Pemilihan kepala desa pertama dilakukan pada 1986 dan dimenangkan oleh Syamuddin Purba.
Kini, lebih dari satu abad sejak berdirinya, desa bersejarah ini masuk dalam daftar beberapa desa di Kecamatan Pantai Labu yang tengah diperiksa terkait dugaan korupsi dana desa.@Yan
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
kota
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
kota
Medan Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Panca Budi (IKA UNPAB) menggelar kegiatan
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Utara selama Bulan Suci Ramadan hingga H
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim serta Buka
News
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
kota
Wali Kota membawa seratusan anak yatimpiatu berbelanja di pusat perbelanjaan Ramayana
kota
Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana
kota
Kabar Gembira, Pemprovsu Beri THR Guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap
kota