Hery Subiansauri Ucapkan Selamat Sukses Kepada Irjen Pol Sonny Irawan Dipercaya Menjadi Kapolda Sumatera Utara
Hery Subiansauri Ucapkan Selamat Sukses Kepada Irjen Pol Sonny Irawan Dipercaya Menjadi Kapolda Sumatera Utara
News
Baca Juga:
- Sosok Ipda Yayat Sudrajat, Diduga Miliki Belasan Aset Mewah yang Dipantau KPK dan Fakta Pernah Diperiksa Propam
- KOMPAK Desak KPK dan Kejagung Dalami Dugaan Penyimpangan Pengadaan di Diskominfo Sumut TA 2025
- Teken Komitmen di Hadapan KPK, Bupati Madina Saipullah Nasution dan DPRD Erwin Efendi Lubis Didorong Benahi Tata Kelola
Medan -Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Wara Sinuhaji, menilai bahwa penangkapan Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, Topan Ginting, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat menjadi pintu masuk penting untuk membuka praktik korupsi yang lebih luas melalui mekanisme justice collaborative. Ia mendesak KPK agar tidak berhenti hanya pada penindakan terhadap Topan Ginting, tetapi juga menyelidiki dugaan keterlibatan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
"Topan Ginting bisa menjadi kunci untuk mengungkap aliran suap yang lebih besar. Tidak mungkin ia bertindak sendiri tanpa arahan atau restu dari atasannya. KPK harus menjadikan kasus ini sebagai momentum untuk membongkar jaringan korupsi secara tuntas melalui skema justice collaborative," kata Wara kepada wartawan, Selasa (1/7).
Wara menambahkan, rekam jejak Topan Ginting telah lama menjadi perhatian KPK sejak menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kota Medan. Ia juga pernah menjabat sebagai Plt Sekretaris Daerah Kota Medan saat Bobby Nasution masih menjadi wali kota.
"Sudah sejak di Pemko Medan, sepak terjang Topan Ginting diincar karena berbagai dugaan korupsi. Sekarang ketika dia dilantik oleh Bobby menjadi Kadis PUPR Sumut, dugaan keterlibatan pihak-pihak lain semakin kuat," ujar Wara.
Topan Ginting dilantik sebagai Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara pada Februari 2025 oleh Gubernur Bobby Nasution. Pada pekan lalu, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Topan bersama lima orang lainnya terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Sumut dan Satker PJN Wilayah I Sumut.
Menanggapi perkembangan itu, KPK menyatakan membuka opsi untuk memanggil Gubernur Bobby Nasution guna dimintai keterangan. Wara berharap KPK tidak ragu menelusuri aliran uang dan kemungkinan adanya perintah dari pejabat yang lebih tinggi.
"KPK harus serius. Periksa semua pihak yang berpotensi terlibat, termasuk Bobby Nasution. Jangan berhenti di Topan. Ini kesempatan untuk bersih-bersih di Sumut," pungkasnya.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Hery Subiansauri Ucapkan Selamat Sukses Kepada Irjen Pol Sonny Irawan Dipercaya Menjadi Kapolda Sumatera Utara
News
sumut24.co DenpasarOtoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) 20262030
Ekbis
sumut24.co MedanSuasana Halaman Masjid Al Ikhlas, Jalan Raharja, Lingkungan 12, Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Sel
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News