DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Baca Juga:
MEDAN - Masyarakat Sumut sangat menantikan langkah tegas KPK dalam membongkar kasus dugaan korupsi yang menjerat Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting. KPK juga harus memeriksa harta kekayaan Gubsu Bobby Nasution. Karena diyakini, Topan Ginting, tidak hanya bekerja untuk kepentingan pribadinya, tapi juga untuk atasannya.
Pernyataan itu disampaikan akademisi dari Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Dr. KRT. H. Hardi Mulyono Surbakti (foto), Senin (30/6). Dia secara khusus menyoroti perjalanan karier Topan Ginting, yang kini akhirnya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hardi Mulyono, mengaku sangat mengapresiasi tindakan KPK yang akhirnya menangkap Topan Ginting. Karena masyarakat sudah 'jengah' (bosan) mendiskusikan tentang prilaku Topan Ginting, yang sangat arogan. Itu karena dia merasa 'kebal hukum' karena didukung oleh Gubsu Bobby Nasution.
Politisi senior Partai Golkar Hardi Mulyono menceritakan, karir Topan Ginting, memang terlihat sangat moncer (cemerlang). Hal ini tidak lepas dari kepercayaan penuh dari Bobby Nasution, baik saat menjadi Wali Kota Medan, sampai menjadi Gubsu saat ini. "Sejak Topan diangkat sebagai Pj.Sekda Kota Medan hingga menjabat sebagai Kadis PU Sumut, kepercayaan Bobby Nasution menjadi faktor kunci dalam peningkatan kariernya," katanya.
Mantan Sekretaris Partai Golkar Sumut ini mengatakan, melihat sejarah perjalanan karir Topan Ginting, sangat mustahil jika dikatakan bahwa peningkatan karirnya bukan karena kepercayaan penuh dari Bobby Nasution. "Karena Bobby percaya dengan 'cara main' Topan, maka setelah terpilih sebagai Gubsu, dia (Bobby) merasa perlu menarik Topan dari Medan ke provinsi," sebutnya.
Lebih lanjut, mantan anggota DPRD Medan dan DPRD Sumut ini menekankan bahwa dalam sistem kerja yang sarat loyalitas tersebut, Topan Ginting diyakini tidak bekerja semata-mata untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, sebagai orang kepercayaan, Topan kemungkinan memiliki kewajiban-kewajiban tertentu terhadap atasannya.
"Sebagai 'anak main' tentu ada kewajiban-kewajiban kepada atasannya. Di sinilah perlunya keberanian KPK mengusutnya hingga tuntas kemana saja mengalir uang korupsi itu. Di sinilah pentingnya keberanian KPK untuk mengusut hingga tuntas aliran dana korupsi. Masyarakat Sumut saat ini sangat menantikan langkah tegas KPK dalam membongkar siapa saja yang terlibat di balik kasus ini," kata Hardi.
Bukan itu saja, Hardi juga mendesak agar KPK memeriksa sumber kekayaan Bobby Nasution secara terbuka. Menurut Hardi, tidak ada alasan KPK untuk takut memeriksa Bobby Nasution. Sebab publik yakin Presiden Prabowo Subianto, tidak akan melindungi siapapun yang terlibat, termasuk jika itu adalah menantu mantan Presiden Joko Widodo.
"KPK tak perlu ragu untuk memeriksa kekayaan Bobby. Rakyat percaya bahwa Presiden Prabowo, tidak akan melindungi siapapun yang terbukti bersalah, sekalipun Bobby masih menjadi bagian dari keluarga mantan Presiden Jokowi," tambah Hardi.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
DPD PDI Perjuangan Sumut Dukung Penuh Langkah Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan Kawal Tuntas Kasus Keracunan MBG
News
Gus Irawan Kembali Nahkodai HKTI Sumut, Petani Jadi Fokus Utama
News
The Power of Small Acts Bersama Menciptakan Dampak yang Lebih Besar bagi MasyarakatIndonesiasumut24.coPerubahan positif tidak selalu dimul
Umum
Bupati Solok Terima Kunjungan Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri
News
Presiden PTM Eksekutif Sumut H. Ikrom Helmi Nasution Lepas Datuk Bandar Alor Setar, Saling Bertukar Cenderamata
News
Kota Medan & Pulau Pinang Ukir Prestasi Bersama, Raih Penghargaan IMTGT 2026
News
Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Resmikan Posyandu di Tapanuli TengahTapanuli Tengahsumut24.co Dompet Dhuafa meresmikan dua Posyandu yang diper
News
Kerjasama Kota Bersaudara Medan&ndashPulau Pinang 42 Tahun Silaturahmi, Kini Semakin Kokoh
News
KAWS Hadirkan KarakterKarakter Baru Bersama COMPANION dalam Koleksi UT Terbaru Tersedia mulai 14 SeptemberJakartasumut24.co 9 September 20
Umum
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peraturan Daerah tentang Perubahan Angaran Pendapatan Belanja Daerah Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2026 disahkan h
News