Garuda Muda Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 Usai Tundukkan Vietnam 2-1
Deliserdang Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh Timnas Indonesia U19 pada laga penuh tensi malam ini. Dengan determinasi tinggi, ker
Sport
Baca Juga:
Lebih tragis, salah satu anaknya, Ardiansyah, meninggal dunia akibat luka parah di kepala usai diduga dipukul menggunakan helm dan pistol oleh pelaku. Keenam terduga pelaku, yang merupakan keluarga dari LS, hingga kini masih bebas berkeliaran tanpa proses hukum yang jelas.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Selasa (17/6/2025), Nurmalia mengisahkan detik-detik kelam saat kejadian terjadi. Dengan suara bergetar, ia menyebut bagaimana dirinya dan anak-anaknya menjadi sasaran amukan secara membabi buta.
> "Pertama saya dipukul, lalu anak saya dipukul pakai helm. Saya dijambak, dipijak-pijak. Lalu dipukul lagi pakai pistol. Anak saya juga dipukul dan bahkan diancam mau ditembak," ucap Nurmalia sambil menangis.
Ia mengungkapkan bahwa kekerasan tersebut mengakibatkan kematian putranya, Ardiansyah, yang meninggal dunia karena hantaman keras di kepala.
> "Satu lagi anak saya, Ardiansyah, meninggal karena dipukul dengan helm di kepala. Saya cuma minta keadilan," katanya.
Setelah peristiwa mengenaskan itu, Nurmalia dan keluarganya justru kerap menerima cemoohan dan penghinaan dari para pelaku. Ia menceritakan bagaimana mereka sering dilecehkan secara verbal di lingkungan tempat tinggalnya.
> "Kami dihina, dibilang jorok, bawa virus, bawa kuman. Bahkan anak saya yang sudah meninggal pun dihina. Tapi makanan saya mereka makan juga," keluhnya getir.
Lebih jauh, Nurmalia mengungkapkan kekecewaannya terhadap Polsek Medan Tembung yang dianggap tidak menindaklanjuti laporan penganiayaan yang menyebabkan anaknya meninggal.
> "Apa karena saya miskin makanya laporan saya tidak diproses? Dia (pelaku) ada pangkat, saya rakyat biasa? Janganlah karena saya tak punya uang, laporan saya dibiarkan begitu saja," katanya dengan nada kecewa.
Ia berharap ada keadilan bagi dirinya dan keluarga, serta meminta agar para pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.
> "Kami hanya ingin keadilan. Tolonglah, anak saya sudah meninggal. Jangan biarkan pelakunya bebas tanpa hukuman," pintanya penuh harap.
Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, menyatakan akan mengecek ulang laporan tersebut.
> "Kita cek ke penyidik," ujarnya singkat.
Kasus ini menambah deretan laporan penganiayaan yang belum mendapat kejelasan hukum. Keluarga korban kini hanya bisa berharap agar aparat penegak hukum benar-benar menegakkan keadilan, tanpa pandang bulu terhadap status sosial maupun latar belakang pelaku.red
Deliserdang Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh Timnas Indonesia U19 pada laga penuh tensi malam ini. Dengan determinasi tinggi, ker
Sport
DELI SERDANG Ketua Umum Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Korwil Sumatera Utara, Kombes Pol. A. Azas Siagian, menegaskan komitmennya da
News
SUMUT24.CO DELI SERDANG Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara, Wiko Lovino Siregar, men
Umum
Deli Serdang, 7 Juni 2026 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara, Mahfullah Pratama, secara resmi membuka Kejuaraan
News
sumut24.co ASAHAN, Sebuah video keributan di lingkungan Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Prapat Janji, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten
News
Dugaan Penyimpangan Pembelian Eks Rumah Singgah Covid19 di Pematangsiantar Akan Dilaporkan ke KPK
kota
Bus Aceh Dilempari Batu Lagi, Balita Nyaris Jadi Korban
kota
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan kepolisian dalam memberantas peredaran barang haram kembali terlihat di wilayah Kabupaten Asahan. Unit Res
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina menghadiri acara perpisahan dan pelepasan sis
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Haflatul Ikhtitam Angkatan XIV sisw
News