Rabu, 22 Juli 2026

Perkuat Peran Penjaga Budaya, WKI dan Kaukus Perempuan Parlemen RI Gelar Seminar Dialog Interaktif

Administrator - Rabu, 22 Juli 2026 15:58 WIB
Perkuat Peran Penjaga Budaya, WKI dan Kaukus Perempuan Parlemen RI Gelar Seminar Dialog Interaktif
Ketua Komite II DPD RI sekaligus Ketua Kaukus Perempuan Parlemen RI, Dr. Badikenita Sitepu, S.E., S.H., M.Si. Foto.ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Wanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kantor DPD RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026).


Mengusung tema "Peranan Wanita Karo dalam Pewarisan Nilai Budaya" serta sub-tema "Wanita Karo Sebagai Penjaga Warisan Budaya: Menguatkan Peran, Mewariskan Nilai, Membangun Generasi Berbudaya", forum ini menegaskan pentingnya posisi perempuan Karo dalam melestarikan kearifan lokal di tengah arus modernisasi dan globalisasi.


Ketua Komite II DPD RI sekaligus Ketua Kaukus Perempuan Parlemen RI, Dr. Badikenita Sitepu, S.E., S.H., M.Si., hadir sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa perempuan Karo memiliki kedudukan yang sangat istimewa dan strategis, baik dalam tatanan adat maupun kehidupan bermasyarakat.

"Perempuan Karo adalah pilar keberlanjutan budaya di tengah perubahan zaman. Secara adat, perempuan Karo memegang peranan penting dan memiliki level yang tinggi. Karakter dasarnya adalah mandiri dan independen," ujar Badikenita.


Ia juga mengajak para perempuan Karo untuk berani mengambil peran aktif di dunia politik dan tidak anti-politik. Menurutnya, sebuah negara rusak bukan karena banyaknya orang jahat, melainkan karena banyaknya orang benar yang memilih diam.


"Perempuan Karo tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus terus memberikan edukasi, menyiapkan kader, dan berkontribusi menyuarakan aspirasi dalam setiap pengambilan keputusan. Dukungan keluarga juga sangat penting untuk menambah kepercayaan diri," tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Badikenita turut membagikan pengalaman dan rekam jejaknya menghadapi berbagai tantangan kultural serta hambatan usia saat menduduki posisi strategis di tingkat nasional. Ketangguhan dan perjalanannya tersebut kini tengah ia tuangkan ke dalam sebuah karya buku berjudul "Unbroken".

Ketua Panitia, Prof. Eva Marlina Ginting, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pemikiran dan gagasan terkait peran strategis perempuan Karo, yang tidak hanya bertindak sebagai ibu dan pendidik pertama, tetapi juga penjaga bahasa, adat istiadat, serta identitas budaya.

"Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, tantangan untuk menjaga jati diri budaya semakin besar. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama agar budaya Karo tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya," jelas Eva.

Senada dengan hal tersebut, Ketua WKI, Prof. Dr. Maria Kaban, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas fasilitas serta dukungan yang diberikan oleh Dr. Badikenita Sitepu. Ia menjelaskan beberapa tujuan utama dari penyelenggaraan seminar ini, di antaranya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran strategis wanita Karo dalam pewarisan nilai budaya dan mengidentifikasi bentuk pewarisan budaya yang dilakukan wanita dalam keluarga dan masyarakat.

Selain Dr. Badikenita Sitepu, seminar ini juga menghadirkan sederet narasumber lintas profesi, yaitu seniman Karo Saksi Sebayang, praktisi hukum Dr. Elieka Sari, S.H., M.Hum., serta akademisi Dr. Dra. Sri Alem br Sembiring, M.Si.


Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh berbagai tokoh perempuan, praktisi budaya, akademisi, hingga generasi muda Karo yang berkomitmen menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya luhur Karo di masa depan. (Rel)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pelajar SMA Asal Tangerang Ciptakan Website 'Sahabat Lansia' untuk Puskesmas di Dairi
Geopark Kaldera Toba, Merawat Luka Bumi dari Tepian Danau Toba
Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo Membongkar Tabir Disparitas Hukum, Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi
Kapolda Sumut Pimpin Perubahan Nomenklatur Polres Tanah Karo Menjadi Polres Karo
Diduga Mendapat Intervensi, BEM SI KERAKYATAN Dukung Kejari Karo & Hakim Pengadilan Negeri Medan Laksanakan Sidang Vonis Amsal Sitepu
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
komentar
beritaTerbaru