Momentum HKG PKK ke-54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Momentum HKG PKK ke54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
kota
Baca Juga:
Dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Kampung Baru, Kecamatan Siabu, Sihar mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli produk hanya karena dipromosikan figur tertentu atau sedang viral.
"Jangan beli obat atau skincare karena ikut-ikutan. Pastikan dulu ada izin BPOM-nya. Ini penting agar kita terhindar dari risiko keracunan atau dampak kesehatan lain," tegasnya di hadapan para peserta.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Para peserta diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyebarkan informasi yang benar tentang keamanan produk kepada lingkungan masing-masing.
Sihar mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip "Cek KLIK" sebelum membeli dan menggunakan produk:
1. Cek Kemasan – Pastikan tidak rusak atau bocor.
2. Cek Label – Baca informasi komposisi, cara pakai, hingga tanggal kedaluwarsa.
3. Cek Izin Edar – Harus ada nomor registrasi BPOM, MD, atau P-IRT.
4. Cek Kedaluwarsa – Hindari produk yang sudah expired.
"Dengan membaca label, itu artinya kita sedang berkomunikasi sebagai konsumen dengan produsen. Jangan anggap remeh!" tambah Sihar.
*BPOM dan Dinas Kesehatan Madina: Produk Aman Adalah Hak Konsumen*
Dalam acara yang sama, dr. Fransiska Lubis, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Madina, menjelaskan bahwa banyak masalah pada makanan yang ditemukan di lapangan, seperti penggunaan bahan berbahaya, pengawet berlebih, dan proses pengolahan yang tak higienis.
"Makanan bisa tampak enak, tapi belum tentu aman. Kita sering temukan formalin, boraks, bahkan zat pewarna tekstil dalam makanan," ungkap Fransiska.
Menanggapi pertanyaan warga tentang efek formalin, Fransiska menyebutkan bahwa konsumsi zat berbahaya seperti formalin bisa menyebabkan penyakit serius, seperti penyakit kuning hingga kerusakan organ dalam.
Dalam sesi tanya jawab, seorang peserta bernama Samsul Simangunsong (55) menanyakan tentang perbedaan status BPJS antara anggota keluarganya. Sebagian mendapatkan BPJS gratis, sementara sisanya menggunakan jalur mandiri.
Perwakilan Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa hal ini terkait data ekonomi yang dimiliki pemerintah. Jika ingin dialihkan ke BPJS gratis, cukup membawa Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan atau desa untuk diverifikasi lebih lanjut.
Kepala Balai Besar BPOM Medan, Drs. Martin Suhendri, Apt., M.Farm, mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan produk murah atau tren skincare tanpa izin edar yang jelas.
"Semua produk wajib punya kode izin edar. Misalnya, DKL untuk obat kimia, BPOM TR untuk obat tradisional, BPOM NA untuk kosmetik, dan MD atau P-IRT untuk pangan," ujarnya.
Martin juga menegaskan, pengawasan ketat terus dilakukan terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan. Penjual kosmetik dan obat tanpa izin bisa dikenakan sanksi administratif hingga pidana.zal
Momentum HKG PKK ke54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
kota
Dekranasda Sumut Gandeng Bank Indonesia,Kahiyang Ayu Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
kota
Payabakung United Juara Liga 4 Sumut, Wagub Surya Serahkan Trofi Piala Gubernur
kota
sumut24.co ASAHAN, Peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) bulan April kembali digelar dengan penuh khidmat. Bertempat di halaman Kantor B
News
sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung
kota
sumut24.co Asahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan (RakorPem) bulan April tahun 2026.
News
Solok dan Mentawai Siap Kembangkan Potensi Bersama
kota
Rianto SH MH dan Bos Travel Vina and Trans Marudut TH Sagala Bersinergi dengan Dishub Sumut Tingkatkan Layanan Transportasi
News
Polda Sumut Geledah Rumah Kediaman NER Untuk Mendalami Keterlibatan Pejabat Lain
kota
sumut24.co MEDAN, Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti acara Walimatul Safar dan Tepung Tawar pelepasan calon jamaah haji yang berlan
kota