Madina | Sumut24.co
Baca Juga:
Saipullah Nasution kembali melakukan penyegaran di jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebanyak tiga pejabat eselon II resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis (11/6/2026).
Pelantikan tersebut berlangsung usai bupati menerima massa aksi yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Poros Pelajar. Momen itu sekaligus menjadi bagian dari langkah evaluasi dan penguatan birokrasi di lingkungan Pemkab Madina.
Tiga pejabat yang dilantik masing-masing yakni Parlin Lubis, AP., M.Si sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Rahmad Hidayat, S.Pd sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Muktar Afandi, S.Sos., M.M yang dipercaya memimpin Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan.
Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Penjabat Sekda Afrizal Nasution, Asisten Administrasi Umum Lismulyadi Nasution, serta Ketua BKPSDM Ahmad Meinul Lubis.
Dalam sambutannya, Bupati Saipullah Nasution menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal lumrah dalam pemerintahan. Menurutnya, perpindahan tugas diperlukan agar pejabat memiliki pengalaman yang lebih luas di berbagai bidang.
Ia menilai ketiga pejabat tersebut sudah memiliki pengalaman yang cukup di posisi sebelumnya sehingga perlu mendapatkan tantangan baru di OPD berbeda.
"Mutasi adalah hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Selain kemampuan formal yang dimiliki, pejabat juga perlu mendapatkan penguatan ilmu dan pengalaman di bidang lain," ujar Saipullah.
Saipullah juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Ia menyoroti tingginya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah daerah.
Menurutnya, standar pelayanan publik saat ini tidak cukup hanya memenuhi target pemerintah semata, tetapi juga harus mampu menjawab ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.
"Kita mungkin sudah membuat standar pelayanan A, tetapi masyarakat menginginkan A Plus. Itu yang harus dijawab melalui pelayanan yang maksimal," tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemkab Madina ingin mendorong reformasi birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain sebagai bentuk penyegaran birokrasi, Saipullah menyebut rotasi pejabat juga menjadi bagian dari evaluasi internal terhadap struktur organisasi pemerintah daerah.
Ia mengatakan evaluasi diperlukan untuk melihat efektivitas OPD yang ada, termasuk menilai apakah struktur organisasi saat ini sudah ideal atau masih membutuhkan penyesuaian.
"Mutasi ini juga berkaitan dengan evaluasi organisasi di Pemda. Apakah organisasi terlalu gemuk, terlalu kurus, atau memang sudah ideal," katanya.
Menutup sambutannya, Saipullah menyampaikan ucapan selamat kepada ketiga pejabat yang dipercaya memimpin OPD baru. Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja mereka selama bertugas di posisi sebelumnya.
Bupati berharap para pejabat tersebut mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa perubahan positif bagi pelayanan publik di Kabupaten Mandailing Natal.
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada saudara dalam mengabdi kepada bangsa dan negara," tutup Saipullah.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News