Dapat Perlawanan Warga Satresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V
Dapat Perlawanan WargaSatresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V
kota
Baca Juga:
"Banyak kasus suram di trayek angkot 02. Selain ugal-ugalan, ada pula dugaan keterlibatan sopir dengan narkoba, hingga kekerasan fisik, bahkan Rudapaksa (pemerkosaan) terhadap penumpang. Ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota padangsidimpuan kepada perusahaan angkutan untuk lebih ketat dalam mengawasi armada dan para sopirnya," ujar Efendi dalam keterangannya.
Sepanjang beberapa tahun terakhir, trayek angkot 02 telah mencatat berbagai insiden yang tak hanya memalukan, tapi juga mengancam keselamatan dan martabat masyarakat. Berikut sejumlah kasus yang tercatat:
1. 2013 – Guru Terseret Angkot
Sebuah kejadian tragis terjadi pada tahun 2013, di mana sebuah angkot trayek 02 menabrak sepeda motor dan menyeret seorang ibu guru. Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam, tidak hanya secara fisik pada korban, tetapi juga trauma psikologis yang mendalam.
2. 2024 – Laka Lantas Parah di Jalan HT. Rizal Nurdin
Pada tahun 2024, kecelakaan lalu lintas kembali melibatkan angkot trayek 02. Kali ini terjadi adu kambing dengan truk cold diesel di kawasan Desa Manunggang Jae. Beberapa penumpang mengalami luka serius, dan insiden ini menjadi peringatan keras akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara.
3. 2024 – Penangkapan Pengedar Narkoba di Dalam Angkot
Tak hanya soal ugal-ugalan dan kekerasan, angkot trayek 02 juga tercoreng dengan keterlibatan dalam peredaran narkoba. Pada 19 Desember 2024, aparat berhasil membekuk seorang pengedar sabu yang sedang beroperasi di dalam angkutan umum kota tersebut. Peristiwa ini seolah menjadi puncak dari kerusakan sistem yang membutuhkan perbaikan serius.
4. 2025 – Pemerkosaan Siswi SMA
Puncak dari rentetan kasus yang mengguncang terjadi pada 16 April 2025. Seorang sopir angkot 02 diduga melakukan pemerkosaan terhadap siswi SMA di kawasan Pijorkoling. Kasus ini membuat masyarakat geram dan menuntut pihak berwajib serta perusahaan angkutan untuk bertindak tegas.
Kasus-kasus yang terjadi bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Selain berdampak langsung kepada korban, hal ini juga merusak citra transportasi publik di mata masyarakat. Efendi menekankan perlunya reformasi total, baik dari segi manajemen trayek, proses rekrutmen sopir, hingga pengawasan operasional sehari-hari.
"Kita tidak bisa terus membiarkan warga menjadi korban. Pemerintah kota dan perusahaan angkutan wajib menertibkan dan memberikan pelatihan terhadap sopir-sopir angkot. Bila perlu, dilakukan tes narkoba rutin dan evaluasi psikologi bagi pengemudi serta mengawasi Terminal yang menjadi pusat para angkutan umum," tegas Efendi.
Warga berharap kasus-kasus seperti ini menjadi pelajaran berharga. Ke depannya, harus ada sistem pengawasan berbasis teknologi, pelaporan cepat oleh masyarakat, dan kolaborasi antara Dinas Perhubungan, aparat Kepolisian dan TNI, serta pihak swasta dalam mengelola angkutan umum.zal
Dapat Perlawanan WargaSatresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V
kota
Polri untuk Masyarakat, Polsek Barumun Salurkan Bantuan kepada Ibu Nur Cahaya yang Tengah Berjuang Melawan Penyakit
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Dihadapan Sidang Istimewa DPRD Pakpak Bharat, Bupati Pakpak Bharat Frans Bernhard Tumanggor menyampaikan apresias
News
Polresta Deli Serdang Diminta Profesional Tangani Korupsi Dana Desa Rugemuk dan Penjualan Tanah Milik PT PS
kota
HUT Kab.Pakpak Bharat Ke 23 Tahun,DPRD Menggelar Sidang Istimewa
kota
Bobby Diminta Buka Rekaman CCTV Rapat Paripurna DPRD Sumut, IGoWa Soroti Dugaan Tak Kuorum
kota
Sah! DPRD Madina Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Ini Pesan Penting Bupati Saipullah
kota
Doa dari Tanah Suci untuk Madina! Bupati Saipullah Lepas 45 Jamaah Umroh Cahaya Rizki
kota
Pemko Padangsidimpuan Gandeng Buddha Tzu Chi, Huntap Korban Bencana Dipastikan Segera Dibangun
News
Bupati Madina Keluarkan Instruksi Tegas! Camat hingga Kepala Desa Diminta Hentikan Seluruh Aktivitas PETI
kota