109 Wajib Pajak Terima Hadiah Gebyar Pajak, Samsat Medan Utara Ajak Masyarakat Bayar PKB Tepat Waktu
109 Wajib Pajak Terima Hadiah Gebyar Pajak, Samsat Medan Utara Ajak Masyarakat Bayar PKB Tepat Waktu
kota
Baca Juga:
- Truck Angkut Sawit Terguling, Buah Menimpa Pelajar, 1 Korban Meninggal Dunia 2 Luka - Luka
- Dugaan Alih Fungsi 1.266,6 Hektar HTR Koptan Mandiri Jadi Sawit, Praktisi Hukum : Itu Pelanggaran Berat Terancam 10 Tahun Penjara
- 1.266 Hektar HTR di Asahan Disulap Jadi Kebun Sawit, Ketua Koperasi Tani Mandiri Bantah Jual Beli Lahan, Ratusan Hektar Milik R Sinaga
Adanya statemant viral Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri PMD), Yandri Susanto dalam kanal youtube, sebut wartawan "Bodrek" dan LSM "Abal-abal" dan perintahkan kepolisan untuk melakukan penagkapan karena dianggap mengganggu aktivitas desa menuai kecaman.
Kecaman tersebut datang dan disampaikan oleh, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan,
Budi Hartono Sormin atau yang akrab dipanggil Busor, Senin (3/2/2025) di Sekretariat DPC AWI Kota Medan Jln. Luku II No 05, Kel. Kwala Bekala, Kec. Medan Johor, Medan Sumatera Utara.
Masih menurut penilaian Busor bahwa, generalisasi terhadap profesi wartawan dan LSM tidak seharusnya dilakukan, apalagi dalam forum resmi dan sampai viral di Media Sosial (Medsos).
"Sebagai seorang oknum pejabat, apalagi Mentri, Yandri Susanto yang berpendidikan tinggi dalam berbahasa harus mencerminkan lebih bijak dan harus menunujukkan bukit maupun data secara valid, bukan menjastis apalagi asal bunyi (Asbun). Wartawa pilar ke 4 (empat) dari presiden dan dilindungi Undang undang Pers No. 40 Tahun 1999 dan berbadan hukum," ujar Busor.
Seharusnya sambung Busor dengan tegas, apabila terbukti ada oknum wartawan atau LSM yang meminta-minta uang, silahkan proses keranah hukum. Jangan langsung menyebut wartawan dan LSM dengan istilah kata "Bodrek dan Abal abal". Kami ini mitra pemerintah dan Swasta, harus dirangkul, bukan disudutkan.
"Jika memang ada bukti, tunjukkan dengan jelas. Jangan asal menuding tanpa dasar. Pernyataan ini dapat menciptakan kesan negatif terhadap wartawan dan LSM yang selama ini berperan dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Apabila pemerintah jujur dan transparan, seharusnya berani menghadapi wartawan dan LSM. Kenapa pula mau diminta uang oleh oknum wartawan maupun LSM. Sebagai pejabat pemerintah seharusnya dapat memperbaiki tata kelola anggaran desa agar lebih bersih dari korupsi. Jangan sibuk mengurus wartawan dan LSM," ungkap dikatakan Busor sembari meminta pihak Kementerian PMD memberikan klarifikasi resmi terkait pernyataan yang beredar tersebut ada penjelasan lebih lanjut agar tidak terjadi kesalahpahaman dan ketegangan antara pemerintah, wartawan serta LSM.(W02)
109 Wajib Pajak Terima Hadiah Gebyar Pajak, Samsat Medan Utara Ajak Masyarakat Bayar PKB Tepat Waktu
kota
Satgas Pamtas RI&ndashPNG Yon Parako 463 Pasgat Disambut Haru di Belawan Usai 14 Bulan Jaga Perbatasan
kota
LPA Deli Serdang Apresiasi Keberhasilan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkoba
kota
sumut24.co MedanDemam Piala Dunia 2026 benarbenar menyelimuti Kota Medan. Puncaknya, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar acara Nonton
Sport
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
kota
Pemkab Simalungun Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)
kota
Berkunjung ke Kecamatan Hatonduhan, Bupati Simalungun Siapkan Program Prioritas
kota
Sopir Truk Maut di Sibolangit Ditetapkan Tersangka
kota
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Padangsidimpuan di Jalan Penghulu Rambin
kota
Wali Kota Medan Dukung dan Berikan Apresiasi Kegiatan Rakerda & Family Gathering, Siap Perkuat Kemitraan dengan JMSI Sumut
News