Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Penyandang Disabilitas di Madina Masuk Tahap Penetapan Tersangka
Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Penyandang Disabilitas di Madina Masuk Tahap Penetapan Tersangka
kota
Baca Juga:
- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Resmi Buka Turnamen Bulutangkis Piala Bupati Asahan Semi Open 2026, Wadah Temukan Bibit Atlet Berbakat
- Pernah Gagal Lalu Jadi Juara Dunia, Kevin Sanjaya Pacu Semangat Atlet Muda di Audisi Umum PB Djarum 2026
- BUMDes Nduma Farm Desa Buluhtellang Resmi Luncurkan Peternakan Ayam Petelur, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
MEDAN - Jawa Tengah (Jateng) dipastikan menambah satu emas dan satu perak dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis perorangan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. Kepastian ini didapat setelah dua ganda putri mereka menekuk lawan-lawannya di babak semifinal yang berlangsung di GOR PBSI Dispora Sumut, Rabu (18/9/2024).
Velisha Christina/Bernadine Anindya Wardana mengalahkan ganda putri Aceh, Mutia Dita Ainul Baroroh/Rista Berlian Maharani. Sedangkan ganda lainnya, Ardita Anjani/Titis Mauliada Rahma menekuk wakil DKI Jakarta, Nabila Cahya Permata Ayu/Reva Olivia Damayani.
Sebelumnya, Jateng juga memastikan medali emas dan perak dari sektor tunggal putra. Richie Richardo dan Moh Zaki Ubaidillah akan berhadapan di laga puncak.
"Target emas ini merupakan target pribadi saya dan Bernadine. Jadi tentunya kami akan berusaha mencapai hal ini. Kami akan bermain maksimal meski nanti berhadapan dengan kawan sendiri," kata Velisha usai laga.
Di babak semifinal, baik Velisha maupun Bernadine yang sebelumnya sama-sama sudah bermain di sektor ganda campuran, tetap mengusung pola permainan ofensif. Pasangan yang berstatus magang di pelatnas ini sama sekali tidak mengendurkan kecepatan dan terus menekan Mutia/Rista.
Setelah memimpin 11-7 di interval game, Velisha/Bernadine terus menjauh dan memperlebar jarak perolehan angka 18-10 sebelum menutup set pertama 21-16 setelah dropshot Velisha tak mampu dijangkau mutia.
Di set kedua, Velisha/Bernadine tetap mendikte Mutia/Rista, dan kembali unggul di interval game dengan kedudukan 11-8. Hanya saja kali ini Mutia/Rista memaksakan diri lebih keras. Satu-satunya semifinalis luar Pulau Jawa ini bermain kian ngotot demi mengejar ketinggalan.
Hasilnya, pasangan yang baru berlatih intens bersama selama tiga bulan ini mampu menyamakan skor 19-19. Sayangnya, di saat ini mereka justru kehilangan ketenangan dan gagal menjaga momentum. Velisha/Bernadine mengambil dua poin akhir dan menutup set kedua 21-19.
Raut kekecewaan tergambar jelas di wajah Rista. Meski menjadi pemain non unggulan, Rista berharap bisa meraih hasil yang lebih maksimal. Apalagi dari sisi kualitas permainan, Rista merasa tidak jauh berbeda. Hanya saja di set pertama, ia merasa belum bisa bermain lepas.
"Sebenarnya kami bisa mengimbangi apalagi di set kedua kami sudah bermain lepas. Tapi yah memang kami kurang beruntung," kata Rista yang sempat bergabung di klub PB Djarum selama lima tahun.
Dengan hasil ini, Mutia/Rista harus puas meraih medali perunggu bersama pasangan DKI Jakarta.
Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Penyandang Disabilitas di Madina Masuk Tahap Penetapan Tersangka
kota
Jelang HUT ke81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis
kota
Turnamen Futsal Pelajar SeTabagsel di Paluta Resmi Ditutup, SD Tadika Raya dan SMPN 1 Padang Bolak Jadi Juara
kota
Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP
kota
HMI PadangsidimpuanTapsel Resmi Dilantik, Kapolres Noval Dorong Kader Jadi Pemimpin Intelektual dan Responsif
kota
Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Silaturahmi dengan Ustadz Rahmad, Bahas Kamtibmas dan Sinergitas
kota
Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Padangsidimpuan, Kapolres AKBP Noval Ingatkan Siswa Bijak Gunakan AI
kota
Irigasi Rusak Ancam Sawah Petani, Wabup Madina Apresiasi Respons Cepat Warga dan PT SMGP
kota
Di Tengah Tugas Berantas Narkoba, Satresnarkoba Tapsel Tebar Kepedulian
kota
Malam Makin Larut, Polisi Justru Keliling! Polres Padang Lawas Bidik Balap Liar dan Begal
kota