Jumat, 05 Juni 2026

Pernah Gagal Lalu Jadi Juara Dunia, Kevin Sanjaya Pacu Semangat Atlet Muda di Audisi Umum PB Djarum 2026

Administrator - Jumat, 05 Juni 2026 21:08 WIB
Pernah Gagal Lalu Jadi Juara Dunia, Kevin Sanjaya Pacu Semangat Atlet Muda di Audisi Umum PB Djarum 2026
Kevin Sanjaya Sukamuljo, mencuri perhatian publik saat menghadiri sesi meet & greet di stan Djarum Foundation dalam ajang Polytron Indonesia Open 2026. Foto. Ist
sumut24.co - Jakarta

Baca Juga:

Mantan pebulutangkis ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, mencuri perhatian publik saat menghadiri sesi meet & greet di stan Djarum Foundation dalam ajang Polytron Indonesia Open 2026. Berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Jumat (5/6), kehadiran Kevin disambut antusias oleh ratusan pencinta bulutangkis (badminton lovers).


Dalam kesempatan tersebut, atlet yang dikenal dengan julukan "The Minions" ini membagikan kisah perjuangan masa lalunya yang penuh liku saat mencoba menembus PB Djarum, klub yang menjadi gerbang utama karier emasnya di kancah internasional.


Kevin mengenang kembali awal perjalanannya ketika mengikuti Audisi Umum PB Djarum pada tahun 2006. Di luar dugaan banyak orang, ia ternyata pernah menelan pil pahit karena dinyatakan tidak lolos pada percobaan pertama. Namun, kegagalan tersebut tidak membuatnya patah arang. Pria kelahiran Banyuwangi, Timur Jawa itu memilih bangkit, melipatgandakan porsi latihan, hingga akhirnya sukses diterima sebagai atlet binaan pada tahun berikutnya.

"Saya pertama kali ikut Audisi Umum PB Djarum tahun 2006, tetapi saat itu belum berhasil lolos. Setelah itu saya berlatih lebih keras lagi karena memang target saya adalah bisa masuk PB Djarum. Saya tidak mau menyerah begitu saja. Tahun berikutnya saya mencoba lagi dan akhirnya diterima," kenang Kevin di hadapan ratusan penggemar.


Bagi Kevin, kegagalan di awal justru menjadi bahan bakar terbaik untuk membuktikan kapasitas dirinya. "Dari situ saya belajar bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti, justru harus menjadi motivasi untuk bangkit dan mencoba kembali," tegasnya.


Keputusan untuk terus berjuang membuahkan hasil yang luar biasa. Bergabung dengan PB Djarum membuka lebar jalan Kevin menuju panggung dunia. Melalui tempaan performa dan latihan yang intensif, ia berhasil merajai sektor ganda putra dengan torehan berbagai gelar prestisius, termasuk mencetak hattrick juara di ajang Indonesia Open pada tahun 2018, 2019, dan 2021.


Berkaca dari pengalaman pribadinya, Kevin menitipkan pesan mendalam kepada para pebulutangkis muda yang kini tengah bersiap mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026. Ia meminta para talenta belia untuk fokus meningkatkan kualitas diri dan menanamkan mentalitas pantang menyerah demi memikat hati Tim Pencari Bakat.


"Proses setiap atlet berbeda-beda. Ada yang langsung berhasil, ada juga yang harus mencoba beberapa kali. Yang terpenting adalah terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan tetap percaya dengan kemampuan diri sendiri. Saya pernah mengalami gagal lebih dulu sebelum akhirnya bisa bergabung dengan PB Djarum," tambahnya.


Acara tersebut juga dihadiri oleh legenda hidup bulutangkis Indonesia, Sigit Budiarto, yang mengemban tugas sebagai Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026. Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, kali ini PB Djarum melakukan jemput bola dengan menggelar rangkaian audisi di tiga kota besar di Indonesia: Pekanbaru (7–12 Juli), Makassar (4–9 Agustus), dan Kudus (8–13 September).

Sigit menegaskan bahwa Audisi Umum ini bukan sekadar ajang seleksi rutin untuk menjaring atlet baru bagi klub, melainkan pilar penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem bulutangkis nasional. Melalui program ini, PB Djarum berkomitmen memberikan hak dan kesempatan yang setara bagi anak-anak dari seluruh pelosok tanah air untuk memamerkan bakat terbaik mereka.

Langkah aktif berupa audisi terbuka dinilai sangat krusial di tengah peta persaingan bulutangkis global yang semakin ketat dan kompleks. Menurut Sigit, Indonesia tidak bisa lagi hanya bersikap pasif dengan memantau turnamen lokal jika ingin mempertahankan tradisi juara di level internasional.


"Dengan adanya audisi umum, kesempatan menjadi lebih luas. Anak-anak dari berbagai daerah bisa datang, bertanding, dan menunjukkan kemampuan mereka. Kami tidak hanya mencari bakat, tetapi juga ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bulutangkis sejak usia dini," jelas Sigit.


Dengan konsistensi pembinaan dan pencarian bakat secara masif, Sigit optimistis Indonesia tidak akan kehabisan talenta hebat di masa depan. "Saya yakin akan selalu ada Kevin-Kevin baru, atlet-atlet hebat baru yang lahir dari Indonesia. Tugas kami adalah menemukan mereka lebih awal dan memberikan pembinaan yang tepat agar potensi tersebut bisa berkembang maksimal," ujarnya optimistis.


Audisi Umum PB Djarum 2026 secara khusus menyasar kelompok usia muda, yakni kategori U-11, KU 11, dan KU 12, baik untuk sektor putra maupun putri. Rangkaian seleksi dirancang ketat guna menguji ketahanan fisik dan mental bertanding para peserta.


Tahap awal seleksi (screening) akan menggunakan sistem gugur dengan format satu game hingga 21 poin tanpa deuce. Perpindahan lapangan akan dilakukan secara otomatis saat salah satu pemain menyentuh poin ke-11. Peserta yang berhasil melewati fase screening akan langsung melaju ke tahap turnamen yang juga menerapkan sistem gugur.


Mengenai distribusi kuota kelolosan, pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar akan memberikan "Super Tiket" langsung kepada sang juara di sektor putra dan putri. Sementara untuk pelaksanaan di Kudus, Super Tiket diberikan kepada para semifinalis sektor putra dan finalis sektor putri.


Para peraih Super Tiket dari ketiga kota tersebut nantinya wajib mengikuti tahapan karantina intensif selama empat minggu, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 14 September hingga 9 Oktober 2026. Dalam masa karantina ini, Tim Pencari Bakat akan memberlakukan dua fase eliminasi berkala pada tanggal 28 September dan 10 Oktober 2026.


Peserta yang berhasil bertahan hingga fase akhir secara resmi akan diumumkan pada 10 Oktober 2026 untuk menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung sebagai atlet resmi PB Djarum.


Proses pendaftaran telah dibuka secara daring sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB melalui tautan resmi: https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis. Peserta yang lolos verifikasi administrasi diwajibkan melakukan daftar ulang fisik di Kudus pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB sebelum memulai rangkaian seleksi utama. (Rel)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dari Sumatra hingga Sulawesi, Perluas Pencarian Talenta Super Bulutangkis Indonesia
320 Jurnalis Siap Berlaga di Porwasu 2026 Memperebutkan Piala Gubernur Sumut
Majukan Olahraga Skateboard, Deli Serdang Bangun Skatepark Berstandar Nasional
Muhammad Amin : Anak Asuh Asrama Sahabat Yatim Raih Emas di Sumbar Open Archery Tournament 2025
Pemkab.Pakpak Bharat Peringati Hari Olah Raga Nasional Ke 42 Tahun Di Desa Cikaok
Pemkab.Pakpak Bharat Peringati Hari Olah Raga Nasional Ke 42 Tahun Di Desa Cikaok
komentar
beritaTerbaru