Jumat, 03 Juli 2026

Kasus Sihaporas, Ini Kata Ketua MPC Pemuda Pancasila Toba

Administrator - Sabtu, 12 September 2020 10:40 WIB
Kasus Sihaporas, Ini Kata Ketua MPC Pemuda Pancasila Toba

Toba | SUMUT24.co Terkait permasalahan yang terjadi di lahan konsesi PT Toba Pulp Lestari Tbk di Sihaporas, Kabupaten Simalungun pada 19 September 2019 lalu, hingga saat ini masih dalam proses hukum dan melibatkan salah seorang dari karyawan PT TPL Bahara Sibuea, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Toba angkat bicara.

Baca Juga:

Henry Tambunan selaku Ketua MPC Kabupaten Toba menegaskan agar seluruh pihak yang tidak memahami permasalahan dapat menahan diri dan tidak mencampuri persoalan yang saat ini sedang ditangani penegak hukum.

“Saya sebagai ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Toba beserta seluruh jajaran Pemuda Pancasila meminta kepada semua organisasi yang tidak memahami, yang tidak mengetahui secara rinci terkait kasus di Sihaporas yang menimpa rekan kami, sekretaris Pemuda Pancasila, Bahara Sibuea, agar menahan diri”, sebutnya dijumpai di ruang kerjanya di Gedung DPRD Kabupaten Toba, Jumat (11/9).

Ketua MPC PP Kabupaten Toba yang saat ini menjabat anggota DPRD Kabupaten Toba dari fraksi Nasdem itu juga meminta agar para pihak yang peduli dan memberi perhatian atas perkara ini dapat terlebih dahulu mengkonfirmasi kejadian sebenarnya.

“Tolong, agar di croscheck, dikonfirmasi apa sebenarnya kejadian. Kami Pemuda Pancasila tidak mencampuri persoalan tanah yang melibatkan antara PT TPL dengan kelompok-kelompok masyarakat di sana, kami hanya peduli dengan Bahara Sibuea sebagai kader Pemuda Pancasila yang kami rasa sudah sangat terzolimi di peristiwa ini”, kata Henry seraya menegaskan pihaknya wajib membela Bahara Sibuea sebagai kader dan tidak akan membiarkan terzolimi oleh pihak manapun.

Kondisi Bahara Sibuea, diakui, mengalami luka parah akibat kejadian namun mengapa justru dijadikan tersangka, sangatlah mengherankan. Henry berharap, pihak perusahaan dapat menunjukkan kepedulian dan perlindungan hukum bagi karyawannya.

“Kami minta juga dalam hal ini kepada PT Toba Pulp Lestari, agar peduli dengan karyawannya yang juga sekaligus sebagai kader Pemuda Pancasila. Kalau mereka tidak peduli, siapapun tidak peduli dalam hal ini, kami siap di depan. Kami himbau kepada semua organisasi Pemuda Pancasila agar turut memperhatikan persoalan ini, jangan ikut memperkeruh siapapun dalam persoalan ini. Sekali lagi kami gariskan, kami hanya memperhatikan unsur tindak pidana dalam persoalan ini. Persoalan tanah atau persoalan apapun itu, kami tidak turut campur”, terangnya.

Pemuda Pancasila, sebutnya mendukung kepolisian dalam menjalankan profesionalisme penegakan hukum dan bebas dari intervensi. Sebagai ormas yang taat dan patuh kepada hukum, pihaknya tidak mempersoalkan proses hukum yang dilakukan polisi dalam kasus itu.

“Kepada pihak kepolisian untuk bekerja secara profesional. Dan kami minta jangan ada melakukan intervensi-intervensi publik, pembentukan opini-opini publik dengan meminta, dengan membuat statement-statement setiap organisasi tanpa mengetahui duduk persoalan. Ini hukum tidak ada boleh diintervensi, siapapun tidak ada yang kebal hukum termasuk juga rekan kami Bahara Sibuea, kalau dia yang salah, kami juga siap. Kami akan menghimbau kepada beliau untuk siap menjalani proses hukum tetapi kalau dia tidak salah dan tidak ada bukti-bukti, kami harapkan Polisi segera memproses karena kami tahu masih banyak pelaku yang berkeliaran dan belum ditangkap”, lanjut Henry.

Kepada organisasi berbasis keagamaan diminta untuk hati-hati, jangan terlampau dalam mencampuri persoalan ini dan jika ingin mengetahui persoalan, mari duduk bersama.

Terpisah, SUMUT24 mencoba menghubungi beberapa petinggi PT Toba Pulp Lestari Tbk melalui seluler dan aplikasi WhatsApp namun tidak mendapat tanggapan. (des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80,  Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
HUT Bhayangkara ke-80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke-80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
komentar
beritaTerbaru