Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Medan I SUMUT24.CO
Baca Juga:
Sering mendengar suara azan dari Mesjid yang dekat dengan rumah dan kosnya, Monika Sandi Tafonao (19) mendapat hidayah dari Allah SWT untuk memeluk Agama Islam.
Pengucapan kalimat shahadat tersebut berlangsung Jumat malam (4/9) di Mesjid Al-Azhar, Kp Mandailing, Lingkungan III, Kelurahan Darat, Kecamatan Medan Baru.
Al Ustad Syahmuda Nasution dan Al Ustad Ansyari menuntun dan membimbing Monika Sandi Tanonao untuk mengucapkan kalimah syahadat tersebut. Pensyahadatan wanita kelahiran Botohili, Nias Selatan (Nisel) 26 Novemver 2001 itu, juga dihadiri Ketua BKM Al-Azhar Amru Lubis SAg, Pengurus BKM, Tokoh Masyarakat Nurdin Lubis, kaum ibu Pengajian Al-Azhar dan warga Kp Mandailing sekitarnya.
Dihadapan jamaah dan ustad dari Kantor Kemenag Kecamatan Medan Baru tersebut, Monika Sandi Tafonao mengaku memeluk Islam atas kesadaran dan keyakinan hatinya, dan bukan karena unsur paksaan atau tekanan dari pihak manapun.
“Saya masuk Islam atas keyakinan sendiri, hati dan pikiran saya sudah bulat untuk memeluk islam dan meninggalkan agama saya yang lama (Kristen),” ujar Monika.
Dikatakan Monika, awalnya, dia merasa terusik setiap pagi hari dirinya mendengasr suara lantunan azan dari mesjid. Diapun sempat protes, karena suara azan tersebut sangat mengganggu tidurnya.
Bahkan dia sempat berdebat dengan temannya, soal suara azan tersebut. Tapi lama kelamaan dia mulai menyadari dan bisa bisa menerima suara azan tersebut, sebagai pertanda masuk waktu sholat Shubuh dan tujuannya untuk membangunkan ummat islam agar segera mengerjakan sholat Shubuh.
“Dari suara azan tersebut, akhirnya saya mendapat hidayah (petunjuk) untuk memeluk agama Islam dan meninggalkan agama saya yang lama. Saya sudah buat pernyataan dan saya tandatangani diatas materai, bahwa saya memeluk Islam atas kesadaran sendiri dan bukan paksaan. Mewaliki orangtua yakni kakak saya, juga sudah membuat pernyataan dan mengetahui kalau saya sudah masuk islam,” ujar Monika.
Usai pensyahadatan dengan mengucapk duakali masyahadat, kemudian Ustad Syahmuda Nasution dan Al Ustad Ansyari membimning Monika Rukun Islam dan Rukun Iman. Bahkan Monika diajari mengambil air wuduk yang didampingi Ibu Emi. Selanjutnya mendengarkan tausiyah dan arahan dari ustad, kemudian berfoto bersama. (R03)
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News