Jumat, 06 November 2026

Ruang Isolasi RS GL Tobing Sudah Sesuai Standart Perawatan Covid-19

Administrator - Senin, 30 Maret 2020 10:19 WIB
Ruang Isolasi RS GL Tobing Sudah Sesuai Standart Perawatan Covid-19

Ruang Isolasi RS GL Tobing Sudah Sesuai Standart Perawatan Covid-19

Baca Juga:

MEDAN I Sumut24 – Koordinator Medis dan Paramedis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Restuti Hidayani Saragih menegaskan Ruang Isolasi RS GL Tobing sudah sesuai standar perawatan pasien Covid-19. RS isolasi yang hanya diperuntukkan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ini sudah beroperasi sejak, Sabtu (28/3).

“Seluruh ruangan yang dibangun dan dioperasionalkan atau yang dialihfungsikan di RS GL Tobing merupakan ruangan isolasi bertekanan negatif yang sudah sesuai dengan standar perawatan infeksi Covid-19,” ujar Restuti Hidayani Saragih saat memberikan keterangan pers di Media Center Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (30/3)

Restuti juga menjelaskan beberapa kelengkapan alat yang sudah tersedia di RS GL Tobing, seperti alat rontgen foto, ventilator (alat bantu nafas), alat USG dan serta dilengkapi dengan obat-obatan yang memadai.

Menurut Restuti, RS GL Tobing hanya diperuntukkan bagi pasien dan tenaga medis. Untuk pengamanannya, akan dikawal dan dijaga aparat TNI/Polri selama 24 jam. “Lingkungan tersebut hanya diperuntukan untuk pasien yang dirawat dan petugas medis maupun petugas pendung yang berkepentingan,” jelasnya.

Namun, Restuti mengatakan bahwa bagi pasien PDP dengan keparahan berat agar tetap dirujuk ke RSUP Adam Malik. Sedangkan pasien yang dirujuk ke RS GL Tobing adalah pasien berstatus PDP dengan tingkat keparahan ringan dan sedang,”ujarnya.

Untuk kesiapan tenaga medis yang akan bertanggung jawab di RS GL Tobing, Restuti mengatakan sudah ada 106 dokter dan tenaga kesehatan yang berjaga. “Saat ini telah disiapkam 106 orang dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas dalam jangka waktu satu minggu, dengan rincian 58 orang yang tinggal untuk berjaga. Kemudian ada sekitar 48 orang yang berjaga jika ada panggilan atau dibutuhkan,” terangnya.

Sebelum mengakhiri keterangan pers nya, Restuti mengucapkan terima kasih atas segenap dukungan yang telah diberikan. “Saya mewakili Tim Gugus Tugas mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh organisasi profesi kesehatan baik organisasi dokter maupun organisasi tenaga kesehatan yang berada di Sumut yang telah amat kuat untuk berkolaborasi bersama kami. Saat ini profesi kita adalah pejuang paling depan dalam melewati masa darurat nasional ini,” tutupnya.(w03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BSI, Siap Bersinergi Kembangkan Ekonomi Tanjungbalai
Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai, Wali Kota Mahyaruddin Turun ke Gerai Samsat Tanjungbalai
Polri Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal terhadap Prabowo
Nama Listyo Sigit Ikut Disorot dalam Kasus Penyadapan Prabowo, Begini Respons Jokowi saat Dicecar Wartawan
Enam Brigade Pangan Dapat 34 Alsintan, Saipullah Pasang Target Swasembada Pangan Madina
Tak Hanya Tilang! Satlantas Polres Tapsel Bagikan Helm Gratis dan Periksa Kesehatan Pengendara
komentar
beritaTerbaru