Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026–2027
Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026&ndash2027
News
Langkat I SUMUT24.co
Baca Juga:
Mustafa (25) meninggal dunia akibat menderita DBD yang menyerang Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Minggu (26/8) kemarin.
Sebelum meninggal dunia, Mustafa sempat dirawat dirumahnya selama 3 hari. Namun karena tak kunjung sembuh, keluarga akhirnya membawanya ke RSUD Tanjung Pura untuk mendapat perawatan secara intensif.
Mustafa beserta keluarga tiba di RSUD Tanjung Pura pada Minggu (26/8) sekira Pukul 16.00 Wib. Namun sayang, usaha keluarga tidak mendapatkan hasil. Usai ditangani Dokter di UGD RSUD Tanjung Pura selama 1 jam, akhirnya Mustafa menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 17.00 Wib. Informasi yang berhasil dihimpun, Senin (27/8), menyebutkan, Mustafa terpapar DBD, dengan trombosit 36.000.
Selain mustafa, beberapa warga Desa lainnya juga terserang DBD. Salah satunya adalah istri Tenang, Ketua BPD Desa Pantai Cermin, yang saat ini terbaring dengan kondisi lemah, dengan tangan terinfus.
Tenang, nama panggilan ketua BPD ini menyatakan, sebelum istrinya sakit, terlebih dahulu anaknya terserang penyakit DBD. Setelah dinyatakan sembuh oleh dokter, kemudia anaknya diperbolehkan pulang.
Tenang berharap, ada kepedulian Pemerintah Langkat, khususnya Dinas Kesehatan Langkat, yang saat ini belum melaksanakan Pogging untuk membunuh nyamuk penyebab DBD di Desa Pantai Cermin.
Kepala Desa Pantai Cermin, Komeri Edi mengatakan, sudah ada 16 warganya diduga terserang penyakit DBD. Dirinya juga mengakui, kalau sebagian warganya yang sakit DBD sudah ada yang pulang kerumahnya masing-masing.
Namun pihaknya tidak membantah warganya saat ini, masih Opname sedang terbaring di beberapa rumah sakit akibat DBD.
â€Kita sudah melaporkan kejadian ini ke Bidan Desa, agar segera di lakukan Pogging, sebelum bertambahnya korban jiwa.
Informasi dihimpun, Demam Berdarah DBD dulu disebut penyakit “break-bone†karena kadang menyebabkan nyeri sendi dan otot di mana tulang terasa retak.
Demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot dan sendi. Demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), dan kematian.
Demam Berdarah Dengue , diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Infeksi virus tersebut biasanya menyebabkan beberapa gejala seperi demam, pusing, nyeripada bola mata, otot, sendi, dan ruam. (red)
Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026&ndash2027
News
Asri Ludin Tambunan Jajaki KPBU untuk Penerangan Jalan di Deli Serdang
News
Rakor Saka Wanabakti Sumut 2026 Perkuat Kelembagaan dan Pembinaan
News
Medan sumut24.co Dalam rangka memperingati kelahiran Yesus Kristus, Keluarga Besar Pemuda Batak Bersatu Pimpinan Anak Cabang (PBB PAC) Kec
News
Wabup dan Ketua DPRD Hadiri Nobar G30S/PKI di Madina, Pesan Persatuan Menggema di Panyabungan
News
Pesan Tegas Wakapolres Tapsel di Hari Kesaktian Pancasila Hidupkan Nilai Persatuan
News
Unik! Upacara Kenaikan Pangkat Yonif 123/Rajawali Digelar di Atas KRI 522/Youtefa
News
Lima Ranperda Disepakati, Wali Kota Letnan Dalimunthe Ini Motivasi Bangun Padangsidimpuan
News
Ada Kejanggalan? Tokoh Masyarakat Minta Polisi Dalami Kematian Siswa SD di Bukit Malintang, Madina
News
Jaga Pancasila! MPC PP Padangsidimpuan Satu Komando dengan MPW, Hadiri Renungan Suci G30S di Kampung Kolam
News