Jumat, 02 Oktober 2026

Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026–2027

Administrator - Jumat, 02 Oktober 2026 18:35 WIB
Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026–2027

MEDAN - Saka Pramuka Wanabakti Sumatera Utara menetapkan enam program prioritas pembinaan untuk masa kerja tahun 2026-2027. Hal tersebut menjadi pokok pembahasan dalam Rapat Koordinasi Saka Wanabakti Sumatera Utara 2026 di BBKSDA Sumatera Utara, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga:

Dalam Rakor tersebut, Saka Wanabakti Sumatera Utara menetapkan enam fokus pengembangan, yaitu penguatan kelembagaan, penguatan pangkalan, pembinaan anggota muda dan dewasa, penguatan krida dan kompetensi, kemitraan dan partisipasi, serta kegiatan inovatif.

Keenam program prioritas merupakan turunan kebijakan Pimpinan Saka Pramuka Wanabakti Nasional. Sekretaris Pinsaka Wanabakti Nasional Kak Luckmi Purwandari, S.T., M.Si. yang hadir secara langsung menyebutkan perlunya penyelarasan program nasional dengan daerah agar mewujudkan akselerasi perkembangan organisasi.

Arah pembinaan tersebut antara lain diwujudkan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehutanan dan kepramukaan, penyusunan latihan rutin berdasarkan Krida/SKK, penguatan pangkalan di tingkat cabang, serta peningkatan keterlibatan Saka Wanabakti dalam kegiatan nasional.

Selain enam prioritas tersebut, Rakor merumuskan sejumlah langkah cepat yang dapat dilakukan di Sumatera Utara. Langkah tersebut meliputi validasi data, penataan legalitas kelembagaan, penetapan pangkalan prioritas, penguatan peran UPT kehutanan, penyusunan kegiatan berbasis empat Krida, serta penguatan regenerasi melalui rekrutmen Penegak dan Pandega serta pelibatan alumni.

Langkah tersebut sejalan dengan hasil Sensus Nasional Saka Wanabakti 2026 yang menjadi salah satu bahan untuk melihat kondisi kelembagaan dan pembinaan Saka. Secara nasional, sensus mencatat 82 pangkalan aktif terverifikasi dan 4.885 anggota aktif Penegak dan Pandega yang tersebar berdasarkan pemetaan di 38 provinsi.

Hasil Rakor selanjutnya diarahkan pada pembagian peran antara Pinsakanas, Pinsakada, Kwarda, Dinas, UPT, pangkalan, dan mitra. Selain itu, diperlukan penanggung jawab, jadwal pelaksanaan, dukungan yang dibutuhkan, serta mekanisme monitoring agar setiap rencana dapat ditindaklanjuti.

Dengan arah tersebut, Saka Wanabakti Sumatera Utara memasuki fase penguatan dari perjalanan dan pembelajaran menuju konsolidasi dan aksi. Fokus ke depan diarahkan pada penguatan organisasi, pangkalan yang lebih aktif, peningkatan kompetensi anggota, serta pelaksanaan kegiatan bakti yang lebih nyata.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPRD Sumut Soroti Pemindahan Ilyas Sitorus ke Nusakambangan, Dinilai Tak Proporsional
Satgas PKH Selidiki Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar: Negara Mulai Mengakui Bencana Bukan Sekadar “Takdir Alam”
Polisi Amankan Pelaku pengrusakan Klenteng Hok Hein Thein
Dalam Kasus Veronika S SH, Kejari Samosir Dinilai Paksakan Restorative Justice
INDONESIA TANAH PUSAKAKU
INDONESIA TANAH PUSAKAKU
komentar
beritaTerbaru