Maling Motor Bersembunyi di Kuburan Halat Ditangkap Polsek Medan Area
MEDAN I SUMUT24.COSempat kabur dan berpindahpindah tempat, S alias alias Dinok (41), akhirnya mendekam di sel Mapolsek Medan Area. Warga Ja
kota
Labuhanbatu I Sumut24.co
Baca Juga:
Sistim belajar mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  (SMKN) 1 di Desa Meranti Paham (MEP) Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut terganggu.
Pasalnya, pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) untuk jurusan Pertanian yang dikerjakan tahun 2021 lalu itu, hingga saat ini tidak selesai (mangkrak). Bahkan belum ada tanda-tanda pembangunan lanjutan gedung Ruangan Praktek Siswa (RPS) Â dimaksud akan diselesaikan hingga akhir tahun ini.
Ironisnya lagi, Menegemen SMKN 1 Panai Hulu serta Komite Sekolah terpaksa menyewa dua rumah warga yang letaknya persis didepan sekolah akibat kekurangan ruangan kelas belajar.
SMKN 1 Panai Hulu terdiri dari dua jurusan masing-masing  Jurusan Pertanian dan Jurusan Akuntansi yang dihuni 271 siswa-siswi serta 18 guru honor itu, dapat dikatakan jauh dari standart pendidikan sederajatnya.
Hal itu diungkapkan Ketua Komite SMKN 1 Panai Hulu, Suwisno (49) ketika dihubungi melalui selularnya, Jumat (27/10) siang kepada wartawan.
“SMKN 1 Panai Hulu jauh dari standart, sebab ruangan kelas kurang makanya ngontrak dua ruangan, Laboratorium tidak ada, makanya proses belajar mengajar terganggu,†Ungkap Suwisno
Dirinya berharap, Dinas Pendidikan SMA dan SMK Provinsi Sumatera Utara dapat segera membenahi dan mencukupi fasilitas terhadap sekolah dimaksud agar dapat menghasilkan alumni yang jauh lebih berkualitas.
Hal senada juga diungkapkan Kepala SMKN 1 Panai Hulu, Samuel Sinulingga, ketika dihubungi melalui selularnya, Jumat (27/10), kepada wartawan mengungkapkan bahwa mangkraknya Pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) Â itu membuat suasana belajar mengajar disekolah yang dipimpinnya itu menjadi terganggu.
Sebab lanjut Samuel Sinulingga,  pihaknya saat ini terpaksa mengontrak dua pintu rumah warga setempat yang terletak didepan sekolah  akibat kekurangan ruangan kelas.
“Pembangunan ruang praktek mangkrak, jelas sistim belajar mengajar tidak maksimal, terganggu, ruangan kelas kurang makanya ngontrak dua pintu rumah warga,†ungkapnya.
Samuel Sinulingga berharap, pembangunan RPS dimaksud dapat segera dituntaskan tahun ini, sehingga sistim belajar mengajar dapat lebih maksimal untuk menghasilkan kualitas yang lebih mumpuni. (W28)
MEDAN I SUMUT24.COSempat kabur dan berpindahpindah tempat, S alias alias Dinok (41), akhirnya mendekam di sel Mapolsek Medan Area. Warga Ja
kota
Miris! 57 Siswa SSB Gagal Ikuti Liga Top Skor di Bogor Calo Pemain Raup Rp 300 Juta Dilaporkan ke Polda Sumut
kota
sumut24.co RANTAUPRAPAT, Bagi sebagian orang, secangkir kopi mungkin hanya menjadi teman untuk memulai hari. Namun, bagi 15 pemuda dan penc
News
Surya Paloh Benteng Rico Waas untuk Tetap Menjalankan Garis Kebijakan Program Presiden Prabowo
Politik
Bekuk Pengedar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang amankan Barang Bukti
kota
Medan sumut24.co Hasyim SE Politikus Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi
News
Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang PematangsiantarSimalungun Masa Bakti 20262029
kota
Sekda melantik Kadisdukcapil dan juga pejabat fungsional pengambilan sumpah janji pegawai negeri sipil lingkungan Pemerintah Kota Pematangsi
kota
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan Bantuan Melalui Baznas
kota
Viral Ucapan "Ciyee Curhat Dia Bah", Desakan Copot Lurah Paya Pasir Kembali Menguat
kota