Jelang Pemilu 2027, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Perkuat Sinergi Bersama Bawaslu
Jelang Pemilu 2027, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Perkuat Sinergi Bersama Bawaslu
kota
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co Harry Jusmahadi (31), warga Jalan Denai, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai Kota Medan, bernasib sial.
Uangnya sebesar Rp 177 juta yang disimpan dalam ATM BCA ludes dikuras istri dan saudara pasangan hidupnya tersebut.
“Uang dalam ATM saya Rp 177 juta tinggal tersisa Rp 24 ribu saja, habis dicuri istri saya dan saudara-saudaranya,” kata Harry Jusmahadi kepada wartawan di Mapolda Sumut, Senin (3/4/2023) siang.
Dia datang ke Polda Sumut untuk meminta keadilan, karena penyidik Unit IV Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum yang menangani kasusnya belum juga menetapkan tersangka.
“Saya datang ke sini (Mapolda Sumut) untuk meminta keadilan,” akunya.
Dijelaskannya, petaka itu bermula dari pertengkaran dengan istrinya RAL pada 27 Desember 2002 lalu. “Kami bertengkar karena saya curiga dia selingkuh,” sebutnya.
Keesokan harinya, 28 Desember 2022, istri dan anaknya sudah tidak ditemukan lagi di rumah mereka. Korban sempat mengira istrinya itu pulang ke rumah mertuanya.
Selanjutnya, korban berniat memberi uang untuk belanja kepada istrinya dan hendak mengambil ke ATM. Namun, dia terkejut karena ATMnya sudah raib.
Korban bergegas ke rumah mertuanya mencari istrinya, namun tidak ditemukan. Karena itu, korban mendatangi BCA dan meminta rekening koran.
“Dari rekening koran itu saya tahu, uang dalam ATM saya sudah habis,” kesalnya.
Pada 29 Desember 2022 itu, korban bergerak cepat mendatangi nama-nama sesuai rekening koran yang telah menerima uang dari ATMnya. Namun, tidak ada itikad baik untuk mengembalikan.
Bahkan, korban juga tidak menemukan istri dan anaknya. Dia merasa anak dan istrinya seperti disembunyikan.
Karena itu, dia melaporkan peristiwa yang dialaminya Laporan Polisi Nomor : LP/B/30/I/2023/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 9 Januari 2023.
“Saya lambat membuat laporan karena sempat menunggu itikad baik pihak keluarga saya, namun ternyata tidak ada,” sesalnya.
Dia berharap, peristiwa pencurian dan dugaan penggelapan yang dialaminya dapat diproses secara tuntas oleh penyidik. Apalagi, laporan itu sudah berjalan hampir 4 bulan.
Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Wahyu Ismoyo Jayawardana ketika dikonfirmasi tentang kasus tindak pidana tersebut, Senin (03/04/23) Pkl 14.29 Wib menjawab kalau dirinya lagi berada diluar. Langsung aja kordinasi dengan Kompol Hery. Ujarnya Singkat.
Sementara, Kanit IV Subdit III/Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Hery Syofyan ketika dikonfirmasi tentang kasus yang dilaporkan Harry Jusmahadi melalui telepon seluler mengatakan, kasus masih dalam penyelidikan.
“Kasusnya masih dalam penyelidikan. Berdasarkan laporan, penerapan pasalnya 363 juncto 372 KUHP,” tandasnya.(hk)
Jelang Pemilu 2027, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Perkuat Sinergi Bersama Bawaslu
kota
Perkuat Hubungan Kelembagaan, Kapolres Padangsidimpuan Audiensi dengan PLN UP3 Padangsidimpuan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Buka Ruang Aspirasi Mahasiswa, HMI Diajak Bersama Ciptakan Kota Kondusif
kota
Pererat Kemitraan Dunia Usaha dan Polri, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Terima Silaturahmi Pengelola Plaza ATC
kota
Kurnia Nugraha Raih Penghargaan Indonesia Public Relations Top Leader 2026
kota
Ada apa di Pengisian Elpiji PT Nuansa indah Alam Lestari kerasaan tertutup untuk Media
kota
Wali Kota menghadiri APEKSI Leadership Dialogue 2026 di Hall B Jakarta International Convention Center
kota
sumut24.coASAHAN, Tim Khusus (Timsus) Anti Narkoba Polres Asahan kembali mencatat keberhasilan dalam memberantas peredaran gelap zat berbah
News
sumut24.co ASAHAN, Sebuah peristiwa memilukan sekaligus menggemparkan terjadi di wilayah Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sum
kota
sumut24.co ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali mencatatkan keberhasilan dalam menumpas peredaran gelap za
News