Dikenal Sering Dijadikan Sarang Narkotika, Dua Pemuda Diamankan Polisi di Air Batu
sumut24.co ASAHAN, Kepekaan dan laporan dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan kepolisian membongkar dugaan praktik penyalahgunaan seka
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Puluhan orang tergabung dalam perhimpunan mahasiswa Samosir, Sumatera Utara berunjukrasa di depan pintu masuk Polda Sumut, Rabu (29/3/2023) petang.
Sambil membentangkan spanduk, mereka berorasi di hadapan puluhan personel Polisi yang berdiri melakukan pengamanan.
Mereka meletakkan spanduk ke aspal bertuliskan agar polisi mengusut tuntas kematian Bripka Arfan Saragih (AS), anggota Satlantas Polres Samosir yang tewas minum sianida usai ketahuan tilap uang pajak kendaraan bermotor senilai Rp 2,5 miliar.
Setelah itu, puluhan mahasiswa pria dan wanita ini memajang foto Bripka Arfan Saragih yang masih mengenakan seragam dinas Polri di atas spanduk yang dibentangkan di aspal.
Beberapa foto Arfan diberdirikan mereka sambil menyalakan lilin sebagai aksi teatrikal.
Usai lilin dinyalakan mereka bernyanyi lagu berjudul ‘Ibu Pertiwi’. Diiringi suara gitar akustik para mahasiswa khidmat bernyanyi.
Tak lupa sambil bernyanyi salah satu orator membacakan puisi.
Ketua perhimpunan mahasiswa Samosir, Sirdo Sagala mengatakan, aksi mereka mendesak Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak menonaktifkan Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman selama proses pemeriksaan.
Selain itu, mereka juga meminta Polda Sumut segera menuntaskan kasus penggelapan pajak yang dilakukan almarhum Bripka Arfan Saragih dan kawan-kawannya di UPT Samsat Pangururan, Samosir secara transparan.
Pihaknya menduga ada dalang ataupun aktor intelektual yang belum diungkap ke publik.
“Nonaktifkan Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman. Kepolisian harus mengungkap penggelapan pajak yang terjadi di Kabupaten Samosir. Masih dugaan adanya dalang dalang atau oknum yang tidak mengetahui atau diberitakan ke publik itu harus diungkap,” kata Sirdo Sagala, Rabu (29/3/2023).
Sebagai mahasiswa perantau yang berada di Kota Medan, mereka merasa kecewa atas penanganan kasus penggelapan pajak di UPT Samsat Pangururan.
Menurut massa, kasus ini berlarut-larut hingga warga merasa terkatung-katung. Sirdo berjanji jika tuntutannya tidak segera ditangani akan kembali berunjukrasa di depan pintu masuk Polda Sumut.
“Banyak dugaan-dugaan, ada keterlibatan beberapa pihak dan juga kami menganggap Polres Samosir tidak mampu mengusut secara tuntas kasus ini. Kita minta dinonaktifkan selama penyelidikan,” pungkasnya.(W05)
sumut24.co ASAHAN, Kepekaan dan laporan dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan kepolisian membongkar dugaan praktik penyalahgunaan seka
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi perwakilan Yayasan SMA Swasta Panti Buda
News
sumut24.co ASAHAN, Guna memperkuat kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mempersiapkan kelompok berprestasi, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan
News
sumut24.co ASAHAN, Semangat kebangsaan bergema kencang di sepanjang Jalan Madong Lubis, tepat di depan SMP Negeri 1 Kisaran, Kamis (06/08/2
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku yang mema
News
sumut24.co ASAHAN, Semangat kebersamaan dan harapan akan kemajuan desa kembali bergema di Kabupaten Asahan. Tokoh pemuda sekaligus Ketua GM
News
Petani 58 Tahun di Tapanuli Selatan Meninggal Tragis, Adik Kandung Diamankan Polisi
kota
Komisi V DPR RI Siap Kawal Rute Sibolga&ndashJakarta, Bupati Madina Soroti Pentingnya Konektivitas
kota
Wabup Madina Tekankan Pengelolaan TNBG Harus Selaras dengan Kepentingan Masyarakat
kota
Perang terhadap Tambang Ilegal Dimulai! Wabup Atika Terapkan Strategi 3 Tahap di Madina
kota