Jumat, 14 Agustus 2026

Satpol PP Karo Jaring 9 Wanita dan 3 Pria Dalam Razia Pekat

Administrator - Kamis, 04 Mei 2017 14:17 WIB
Satpol PP Karo Jaring 9 Wanita dan 3 Pria Dalam Razia Pekat
BERASTAGI /SUMUT24 Sejumlah 9 wanita dan 3 pria  terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) dari sejumlah café, oukup, hotel melati  yang dilaksanakan petugas gabungan dibawah komando Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Karo, Rabu (3/5). Kasatpol PP Kab.Karo Perlindungen Karo-Karo didampingi kepala seksi ketertiban umum (Tibum), Delta Anson Tarigan, kepada wartawan di kantor Satpol PP Kab.Karo  Jalan Letjen Jamin Ginting.S Kabanjahe, Kamis (5/4) mengatakan, razia penyakit masyarakat tersebut  dilaksanakan karena keberadaan cofe remang-remang, oukup dan  hotel kelas melati yang beroperasi tanpa ijin tersebut  sudah meresahkan masyarakat. Kata Perlindungen, operasi tersebut melibatkan 40 personil terdiri dari anggota Satpol PP, Polres Karo, Camat Kabanjahe, Camat Berastagi, dinas sosial, Kodim 0205/T anah Karo, dinas penanaman modal dan pelayanan perijinan terpadu satu pintu, Yon 125 Simbisa, Sub.Den-Pom.  Namun sangat  disayangkan pihak dari Polres Tanah Karo dan dari Sub.Den-Pom tidak hadir dalam operasi tersebut. Dalam operasi yang berlangsung mulai pkl 21 .00 WIB hingga  pkl 01.00 WIB tersebut, petugas menyegel 14 tempat usaha illegal karena tidak memiliki ijin gangguan (HO), ijin usaha dan ijin operasional. Selain itu petugas juga menjaring sejumlah 9 wanita dan 3 pria dari café  “Morena” Jalan Letjen Jamin Ginting.S,Berastagi  dan café “Hasil” Jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe karena tidak memiliki identitas. Ke-12 orang tersebut selanjutnya diboyong ke kantor Satpol PP Kab.Karo Jalan Letjen Jamin Ginting.S,  Kabanjahe untuk dimintai keterangannya. Setelah mendapat pembinaan dari petugas dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya ke-14 orang tersebut diperkenankan pulang dan dikembalikan kepada keluarganya. Menurut Perlindungen, pihaknya dalam waktu dekat akan terus melakukan razia “Pekat”  untuk menertipkan tempat usaha-usaha illegal yang meresahkan masyarakat, terutama dalam rangka  menyambut bulan Ramadhan 1438 H. (LIN).  

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship
PLN dan Pemkot Subulussalam Perkuat Sinergi Percepat Pembangunan PLTA Kumbih 3
Jelang HUT RI, PWPM Datang Membawa Pesan: Wartawan Senior Tak Boleh Dilupakan
Perkuat Keamanan Infrastruktur Ketenagalistrikan, PLN dan Polda Sumut Perkuat Kolaborasi
Makin Mudah Merencanakan Perjalanan, Bluebird Perluas Akses Digital Goldenbird via MyBluebird dan Web Reservation
komentar
beritaTerbaru