Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co Langkanya pupuk subsidi di Kabupatan Pakpa Bharat mendapat tanggapan dari Komisi III DPRD Kabupaten Pakpak Bharat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Asosiasi Pedagang Pupuk Dan Distributor Pakpak Bharat di ruang rapat Dprd pada hari Senin (11/4).
Baca Juga:
 Ketua komisi III Ragat Manik,melalui Marido Padang menjelaskan pertemuan tersebut dilaksanakan terkait langkanya pupuk bersubsidi yang berdampak pada masyarakat petani ,” RDP ini sudah yang ketiga kali kita laksanakan atas kelangkaan pupuk bersubsidi dengan pihak Distributor dan Asosiasi Pedagang Pupuk Pakpak Bharat” ujar Marido.
 Lebih lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan “Distributor dan pihak Asosiasi pupuk agar memberikan kontribusi kepada masyarakat luas,tetap memberikan pendistribusian pupuk semaksimal mungkin dan sedaya mampu sesuai dengan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan pihak kelompok tani,” katanya
 Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Elhidayat Berutu dalam pertemuan tersebut menghimbau ke pihak Distributor dan kios pupuk tidak menjual pupuk subsidi diatas Harga Eceran Tetap (HET) yang dikeluarka pemerintah ,” Jika ada keluhan masyarakat terkait harga jual pupuk subsidi kepada masyarakat pihaknya akan memberikan sangsi,” kata Elhidayat.
 Ketua Asosiasi Pedagang Pupuk Pakpak Bharat,Paima Banurea saat dikonfirmasi mengatakan menurut distributor yaitu Manik Pratama Jaya dan Manik Pratama Karya kelangkaan pupuk dari pusatÂ
 Kami dari Asosiasi Pedagang Pupuk Pakpak Bharat yang mewakili sebanyak duapuluh kios,kalau memang kelangkaan pupuk subsidi tersebut memang benar.
Paima Banurea lebih lanjut mengatakan pupuk urea baru didistribusikan kepada petani masih sekitar tiga ratus ton lebih sedangkan dari kuota seribu tujuh ratus delapan puluh ton untuk Kabupaten Pakpak Bharat,”Kami mengusulkan ke pihak Distributor untuk penebusan pupuk tersebut satu pintu melalui Asosiasi, dan Asosiasi melaporkan nantinya kepada Bupati kemudian DPRD serta Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi Dan UMKM,Â
pihak Komisi III Dan Distributor sangat setuju dengan usulan dari Asosiasi yang kami ajukan,” ujarnya.(rbm)
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News