Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh*
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
MEDAN | SUMUT24.co Komisi VII DPR RI dihadiri Lamhot Sinaga, didampingi Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Adi Lumakso, melakukan kunjungan kerja di PLN Sumut diterima General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung, General Manager PLN UIK Sumatera Bagian Utara, Poernomo, General Manager PLN UIP Sumatera Bagian Utara, Octavianus Dhuha, Kamis (7/4). Manager Komunikasi PLN UIW Sumut Yasmir Lukman dalam siaran pers kepada wartawan di Medan, Jumat (8/4) mengatakan, Lamhot menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan rutin dalam rangka melaksanakan tugas koordinasi. “Layanan kepada pelanggan sudah baik, tapi kalaupun ada peningkatan pelayanan secara teknis sudah dibahas dengan pak GM”, tambah Lamhot. Kunjungan tersebut juga fokus dalam kelancaran pemenuhan energi (BBM, LPG dan Listrik) serta memastikan secara langsung keandalan pembangkit sehingga tidak terjadi pemadaman ketika masyarakat sedang melaksanakan sahur dan berbuka puasa hingga pada saat hari raya Idul Fitri 1443H. Adi Lumakso mengatakan, secara umum neraca daya pada seluruh sistem kelistrikan Sumatera dan Kalimantan selama periode siaga Ramadan 2022 dalam kondisi normal/aman, dimana cadangan lebih besar dari pembangkit terbesar yang beroperasi di sistem tersebut. “Untuk menjaga kelancaran dan keandalan pasokan listrik selama kegiatan Ramadan dan Idul Fitri 1443H, PLN menyediakan Posko Siaga yang berjumlah 1.235 Posko (1.078 Posko di Sumatera & 157 Posko di Kalimantan) dengan total personil sebanyak 16.884 Orang (12.743 orang di Sumatera & 4.141 orang di Kalimantan). Selain itu, PLN juga telah mempersiapkan 475 Genset, 15 UCKB, 18 UKB, 40 UPS, dan 325 UGB sebagai backup supply, 1.222 Mobil, 1.204 Motor, dan 95 Crane sebagai sarana pendukung untuk menjaga kelancaran dan keandalan pasokan listrik selama kegiatan Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Adi Lumakso.
Baca Juga:
Terkait dengan pembangkit, Adi Lumakso juga memaparkan, berdasarkan RUPTL 2021-2030 rencana penambahan pembangkit dengan total kapasitas 9.758 MW (Sumatera-Bangka) dan 2.803 MW (Kalimantan), dengan Proyeksi rata-rata pertumbuhan 7.4%, didapatkan rata-rata Reserve Margin Sumatera sebesar 45,7 % dan Kalimantan 32%, Sehingga sistem Sumatera-Bangka dan Kalimantan masih surplus/oversupply hingga tahun 2030.
Usai mendampingi tim Komisi VII DPR RI, Adi Lumakso beserta rombongan melanjutkan dengan tinjauan lapangan kesiapan PLN UIW Sumatera Utara dalam menjaga pasokan listrik selama bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1443 H. Tinjauan tersebut mulai dari pembangkitan di Sicanang belawan, Unit Pelayanan Pengatur Beban (UP2B) hingga Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Sumatera Utara. “Dengan kesiapan ini, harapannya seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah selama bulan Ramadan dengan hikmat. Kami pastikan seluruh masyarakat di Sumatera Utara mendapatkan pasokan listrik yang handal,†tutup Adi Lumakso. (C04)
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi PusatDaerah Bangun Kota Tangguh
Hukum
Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke80,Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
News
Begini Kronologis OTT KPK Libatkan Pejabat dan Mantan Pejabat
News
Cegah Banjir Sejak Dini, Dandim 0212/Tapsel Bersama Sekda Padangsidimpuan Tanam Pohon Serentak
kota
HUT Bhayangkara ke80, Wabup Atika Hadiri Doa Lintas Agama di Polres Madina, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Humanis
kota
13 Personel Polres Padangsidimpuan Terima Penghargaan Hari Bhayangkara ke80, Aksi Heroik Tambal Jalan Berlubang Jadi Sorotan
kota
Pejabat dan Mantan Pejabat Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Jubir Budi Prasetyo Masih Bungkam
News
Mantan Anggota DPRD Sumut Dikabarkan Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Pejabat Tinggi Langkat
kota
Pejabat Tinggi Langkat Dikabarkan Terkena OTT KPK, Sekda Amril Belum Beri Tanggapan
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di fasilitas kesehatan Kabupaten Asahan memicu kekhawatiran
News