Jumat, 03 Juli 2026

Kapolda Sumut: BBM yang Disubsidi Tidak Boleh Disalahgunakan

Administrator - Kamis, 31 Maret 2022 12:24 WIB
Kapolda Sumut: BBM yang Disubsidi  Tidak Boleh Disalahgunakan

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Hiswana Migas telah membahas penyaluran BBM Solar bersubsidi di beberapa SPBU.

“Pertamina akan memenuhi kebutuhan masyarakat akan Solar dan kita minta juga di lapangan pembelian Solar ini khususnya BBM yang disubsidi oleh negara itu tidak boleh disalahgunakan,” kata Panca, Rabu (30/3).

Diakuinya, kegiatan masyarakat cukup meningkat menjelang bulan suci Ramadan, ia meminta agar Pertamina menyediakan BBM tersebut. Ia pun telah membentuk tim untuk melakukan pengawasan di lapangan dan akan melakukan tindakan bagi setiap orang yang melakukan penyimpangan dengan membeli bahan bakar tidak sesuai aturannya.

“Yang jelas sudah ada aturannya, pelaku industri tidak boleh membeli Solar dengan memanfaatkan harga subsidi. Mereka diwajibkan untuk membeli bahan bakar sesuai dengan peruntukkannya yaitu bahan bakar industri,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pjs. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Himawan mengatakan, pihaknya tetap menyediakan BBM Solar dan menjamin ketersediaannya di SPBU.

“Mohon masyarakat bijaklah membeli BBM subsidi sesuai peruntukannya, mobil pribadi dan mobil industri diimbau membeli BBM Solar yang non subsidi Dexlite dan Pertamina Dex,” ujar Himawan.

Diakuinya, sepanjang tahun 2022 ini Sumut mendapat kuota Biosolar sebanyak lebih kurang 1,07 juta Kilo Liter (KL). Bagi SPBU yang menjual BBM Solar bersubsidi tidak sesuai peruntukkannya akan diberi sanksi. Sementara ada dua SPBU yang menjual BBM subsidi tidak pada peruntukannya di Kota Medan.

“Saat ini Pertamina melakukan relaksasi dalam penyaluran BBM Solar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Sumatra Utara,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang SPBU Hiswana Migas Sumut, Indah Sari Karokaro menegaskan, pihaknya patuh dan taat kepada peraturan pemerintah dan Pertamina yang menjadi mitra kerja. Ia berharap jelang Ramadan kuota BBM subsidi ditambah 10 persen.

“Penyaluran Solar diawasi 24 jam melalui CCTV. Apalagi dengan sistem digitalisasi dan sekarang itu semua nomor polisi, nomor handphone semua bisa diteliti sampai ke pusat,” ucap Indah. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Peringatan HUT ke-436 Kota Medan, Hadi Suhendra : Pemko Medan Harus Mampu Wujudkan "Maju untuk Semua"
Anggota DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang APEKSI, Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu, Rakyat Jadi Korban
Sektor Pajak dan PNBP Kuat, Dongkrak Pendapatan Negara di Sumatera Utara
OJK Pacu Ekosistem Keuangan Digital dan Kripto Lewat Regulasi Adaptif
Terkait Pengaduan Pencemaran nama baik Pangulu Nagori Pokan Baru, Kapolres tidak Tinggal Diam apalagi ada Tudingan dugaan memberi "Doa Restu " kepada
Bishop Pdt Rev Dr. Esron Marpaung MTh membuka Sinode GKRK lll serta Melantik 35 hamba Tuhan di hadiri kabid Binmas kristen Sumut
komentar
beritaTerbaru