Sabtu, 04 Juli 2026

Dua Pelaku Begal Petugas Kebersihan Kota Medan Ditembak Tim Gabungan Polda Sumut

Administrator - Rabu, 12 Januari 2022 12:51 WIB
Dua Pelaku Begal Petugas Kebersihan Kota Medan Ditembak Tim Gabungan Polda Sumut

MEDAN I SUMUT24.co Tim gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur menangkap dua pelaku begal yang merampok petugas kebersihan Kota Medan di Jalan Pinus Raya, Kompleks DPRD, Kecamatan Medan Timur.

Baca Juga:

Kedua pelaku begal yang ditangkap itu berinisial HAS (19) warga Jalan Telun Kenas, Kabupaten Deliserdang dan HM (30) warga Jalan Perwira II, Kecamatan Medan Timur.

“Terhadap kedua pelaku begal itu terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dengan ditembak pada kedua bagian kakinya karena berusaha melawan saat ditangkap,” kata Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (12/01/22).

Dijelaskan, aksi begal yang dialami korban bernama Rahmadoni Hasibuan (53) warga Jalan Pasar VIII, Gang Adil, Keluruhan Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, saat hendak pergi bekerja sebagai petugas penyapu jalanan kebersihan Kota Medan, Minggu (02/01/22) pagi lalu.

“Korban yang berangkat dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor menuju Jalan Pinus Raya, Kompleks DPRD, Kecamatan Medan Timur. Naas, dari arah belakang datang kedua begal dengan mengendarai sepeda motor secara sadis merampok kendaraan hingga korban terjatuh ke aspal,” jelas mantan Kabid Humas Polda Sumut tersebut.

Tatan mengungkapkan, kasus begal yang dialami korban pun dilaporkan ke Mapolsek Medan Timur. Selanjutnya, dibantu Dit Reskrimum Polda Sumut dan Sat Reskrim Polrestabes Medan bergerak cepat melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan selama beberapa hari kedua pelaku begal yang merampok petugas kebersihan Kota Medan itu pun akhirnya dapat diamankan di kediamannya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku HAS saat ditanya mengakui telah merampok sepeda motor milik petugas kebersihan tersebut. Uang hasil dari pencurian sepeda motor akan dibeli narkoba.

“Sepeda motor korban telah kami jual seharga Rp2,5 juta. Nah, dari uang itu kami belikan narkoba dan keperluan sehari-hari,” pungkasnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
Hadir Langsung di Langkat, Ketum PWI Pusat Puji Farianda Sukses Rawat Kebersamaan Wartawan Sumut
Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50, Beragam Produk Unggulan Ditampilkan
Stan UPT Taman Budaya Sumut Angkat Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif
Gerak Cepat Rico Waas di Medan Labuhan: Dari Penanganan Banjir, Beton Jalan Utama, Perbaikan LPJU, hingga Layanan Adminduk
komentar
beritaTerbaru