Sabtu, 04 Juli 2026

Melestarikan Lingkungan Demi Masa Depan.” Ketika PT Agincourt Resources (PTAR) Menjaga Keseimbangan Lingkungan

Administrator - Selasa, 04 Januari 2022 11:13 WIB
Melestarikan Lingkungan Demi Masa Depan.”  Ketika PT Agincourt Resources (PTAR) Menjaga Keseimbangan Lingkungan

Oleh : Ismail Nasution Wartawan SUMUT24.co

Baca Juga:

PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe sebagai perusahaan tambang sudah sangat memberikan kepedulian yang tinggi dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terbukti setiap tahun memfasilitasi penanaman ribuan pohon diluar tambang untuk melestarikan lingkungan sehingga sangat diapresiasi.

Pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh setiap tanggal 28 November diisi PT Agincourt Resources (PTAR) dengan kegiatan penghijauan. Pengelola Tambang Emas Martabe tersebut memfasilitasi penanaman 3.500 bibit pohon dalam momentum peringatan HMPI 2021 yang disebar di dalam dan luar kawasan tambang.

Adapun lokasi penanaman tepatnya di sekitar aliran Sungai Batangtoru. Yakni Saba Lombang, Saba Sipatang, area disipater (Desa Telo), Dusun Taman Sari Hapesong Baru, Pulo Godang dan Mabang Pasir (Bantaran Sungai Muara Hutaraja). Apalagi Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 24 Tahun 2008.

Kemudian, PT Agincourt Resources selaku pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, terus berkomitmen melakukan rehabilitasi untuk menghijaukan kembali lahan bekas (yang sudah) ditambang.

Sehingga telah disiapkan ribuan bibit di sentra Fasilitas Pembibitan Tanaman Agincourt Resources. Adapun bibit pohon didatangkan dari kerjasama pembibitan masyarakat, dari pemerintah, didatangkan sendiri oleh tambang dan melalui proses pembibitan dan yang dicari dari hutan-hutan di wilayah Tapsel. Di fasilitas pembibitan itu, terdapat bibit pohon yang terdiri dari berbagai jenis pohon. Diantaranya adalah trembesi, kayu sengon, waru, tambiski, kayu kapur, kemenyan, kayu baja, kayu ara, kayu macaranca, simarbosibosi dan kayu perdu.

“Sehingga jelas bahwa PTAR telah berkomitmen dan berkontribusi bagi negeri dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Bahawasanya, sebagai perusahaan kelas dunia, PTAR bukan hanya saja peduli penanaman pohon, juga peduli bina lingkungan.

Dimana sejak beroperasinya, tambang emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) telah banyak memberikan kontribusi kepada negara dan masyarakat lokal.

Diantara kontribusi langsung ke negara adalah melalui pajak dan royalti, kerjasama bisnis dengan BUMN, tenaga kerja, pemberdayaan sumber daya lokal, dan pembagian dividen ke Pemerintah Daerah (Pemda).

Untuk pembagian dividen ke Pemda, tahun 2020, perusahaan tambang grup Astra Internasional itu membagikan sebesar US$4.144.609 atau sekitar Rp59 miliar (kurs Rp14 ribu/US$).

Dividen itu diberikan kepada PT Artha Nugraha Agung (PT ANA), sebuah badan usaha milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Pemprov Sumatera Utara, dengan kepemilikan saham masing-masing 70% Pemkab Tapsel dan 30% Pemprov Sumatera Utara (Sumut).

Dididen ke Pemda tahun 2020 lalu, sedikit meningkat dibanding tahun 2019, yang hanya US$4.123.100. Kemudian tahun 2018 sebesar US$3.733.219. Sementara tahun 2017 termasuk terbesar dari 5 tahun terakhir, yakni sebesar US$7.709.178, dan tahun 2016 sebesar US$200.000.

Sepanjang tahun 2020, PTAR juga membayar ke supplier lokal sebesar US$4 juta dan mempekerjakan karyawan lokal 2.190 orang, dari total karyawan sekitar 3 ribu.

Tahun 2020 lalu, terjadi penurunan jumlah karyawan lokal dari tahun 2019 yang mencapai 2.443 orang.

“Juga ada kontribusi pajak dan royalti sebesar US$96.395.000 yang dibayar kepada negara. Kemudian kerjasama bisnis dengan BUMN, seperti carter pesawat Garuda dan BUMN lain, kami telah bayar sebesar US$23.184.000 untuk tahun 2020.

Seperti diketahui, Kontrak karya (KK) generasi VI sejak 17 Maret 1997, dan izin operasi produksinya sejak 21 Maret 2013, berlaku 30 tahun dan bisa diperpanjang.

Luas wilayah KK adalah 130,300 Ha, mencakup Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Mandailing Natal.

“Sumberdaya emas 7,6 juta ounces dan perak sebanyak 66 juta ounces (per 30 Juni 2020). Saat ini masih aktif melakukan eksplorasi, pengujian, dan pengeboran di beberapa wilayah KK,”.

Sejak November 2018, PTAR diakuisisi PT Danusa Tambang Nusantara, subsidiary PT United Tractors Tbk, dan PAMA Persada Nusantara, yang merupakan member of Astra.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
Hadir Langsung di Langkat, Ketum PWI Pusat Puji Farianda Sukses Rawat Kebersamaan Wartawan Sumut
Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50, Beragam Produk Unggulan Ditampilkan
Stan UPT Taman Budaya Sumut Angkat Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif
Gerak Cepat Rico Waas di Medan Labuhan: Dari Penanganan Banjir, Beton Jalan Utama, Perbaikan LPJU, hingga Layanan Adminduk
komentar
beritaTerbaru