Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
kota
MEDAN I SUMUT24.co Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel, Marwan Ashari Harahap, mengapresiasi kinerja Polda Sumut, membongkar dan menangkap para petugas rafid antigen di Bandara KNIA diduga kuat menggunakan alat bekas pakai. Menurut Marwan Ashari Harahap, penggunaan alat bekas pakai untuk rafid antigen untuk pasien lain, apalagi bila dilakukan petugas kesehatan adalah tindakan yang sangat berbahaya dan biadab termasuk kejahatan kemanusiaan. Ujarnya.
Baca Juga:
- Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
- KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
- Musikal Senja Teduh Pelita Resmi Dipentaskan, Hadirkan Petualangan Emosional Tentang Harapan, Keluarga, dan Masa Depan Bumi
Oleh karenanya, lanjut Marwan Ashari Harahap, Polisi diminta untuk bertindak tegas dan terus mengembangkan kasusnya serta dihukum seberat-beratnya. “Penggunaan alat bekas pakai untuk rafid antigen guna pengambilan sample setelah digunakan terus dicuci dan dibersihkan dan kemudian dipakaikan kembali ke pasien rafid test selanjutnya, adalah kejahatan terselubung yang mengancam keselamatan manusia apalagi berkenaan dengan Covid 19 yang nenghantui seluruh manusia di jagad raya ini. Ujar marwan menjelaskan.
Sebagaimana informasi berita berkembang sebelumnya, selasa, (27/4), Tim Reskrimsus Poldasu berhasil mengamankan 5 orang petugas Rafid Test dan berbagai alat-alat kesehatan pemeriksaan Rafid Test dilantai II area Mezzanin Kualanamu International Airport (KNIA) karena adanya dugaan alat bekas pakai yang digunakan pada pemeriksaan pasien Rafid Test yang digunakan oleh oknum petugas kesehatan Rafid Test.Hal ini terbongkar, sebelumnya Tim Reskrimsus, berpura-pura sebagai Pasien pemeriksaan Rafid antigen. kelima orang yang diamankan masing-masing berinisial RN, AD, AT, EK, dan EI. Mereka diamankan karena diduga telah menyalahi aturan proses rapid test antigen, yakni dengan menggunakan alat steril swab stuck bekas.(red)
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
kota
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
kota
Jakarta, Musikal Senja Teduh Pelita resmi memulai rangkaian pertunjukannya di GrahaBhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 hing
Wisata
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Komisi IX DPR RI dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sepakat memperkuat
News
Jakarta, PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) terus memperluas jaringan penerbangannya melalui pembukaan satu rute internasional baru J
News
Jakarta, SeaBank Indonesia merayakan lima tahun perjalanannya sebagai salah satu pelopor layanan perbankan digital di Indonesia dengan m
Ekbis
Lombok Tengah Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaanperusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika bergabung dalam
Politik
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa setiap investasi harus memberikan dampak nyata bagi penciptaan lapangan kerja ber
News
Sibolangit, Nurhabli Ridwan, Kader Konservasi Alam asal Kabupaten DeliSerdang, Sumatera Utara binaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya
Info
Makassar, POP MART, perusahaan entertainment berbasis intellectual property (IP) terkemuka sekaligus pelopor global dalam figur desainer
Ekbis