Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
LANGKAT | SUMUT24 Meski Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Langkat belum menenderkan proyek tahun anggaran 2016, namun kenyataannya di bulan Januari 2016 ini sudah ada pengerjaan proyek fisik di Kabupaten Langkat, yakni pengaspalan jalan (hotmik).
Baca Juga:
Tapi ada juga kabar menyebut proyek yang dikerjakan itu merupakan proyek yang semestinya dikerjakan tahun 2015.
Sayangnya, tak satupun pejabat di jajaran Dinas PU Langkat yang dapat memberikan keterangan terkait pengerjaan proyek fisik berupa hotmik tersebut.
Kepala Dinas PU Ir Bambang Iriadi tidak berhasil dikonfirmasi di kantornya. Telepon selulernya juga tidak aktif saat dihubungi.
Bagi warga Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, tentu tidak asing dengan Jalan Murni di Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat, apalagi bagi orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah dasar (SD) yang ada di jalan tersebut.
Pada Rabu (6/1) lalu, Jalan Murni yang panjangnya sekitar 1 kilometer itulah yang menjadi sasaran pengerjaan proyek fisik (hotmik) tersebut. Tak sampai seharian, proyek itu pun selesai dikerjakan.
Sehari setelah dihotmik, yakni pada Kamis (7/1) pengerjaan dilanjutkan melakukan perataan/penimbunan di beberapa bagian sisi kiri dan kanan jalan menggunakan material sirtu. Kondisi jalan itupun kini mulus, menyenangkan pengguna jalan.
Warga sekitar maupun pengguna jalan dimaksud, memang tidak ada yang mempersoalkan proyek tersebut merupakan proyek tahun anggaran 2015 atau 2016. Bagi warga, yang penting jalan tersebut mulus, dan enak dilalui. Tapi bila merujuk aturan yang ada, apakah dibolehkan proyek yang belum ditenderkan sudah dikerjakan, terlebih lagi jalan dimaksud bukan sesuatu yang emergency atau dalam kondisi darurat.
Sebaliknya, apakah dibenarkan proyek tahun anggaran 2015 dikerjakan pada tahun 2016. Dan, kalau benar proyek tersebut merupakan proyek anggaran 2015, dapat dipastikan laporan admistrasi untuk pencairan anggarannya dimanipulasi oleh instansi terkait.
Tertib administrasi dan tertib anggaran serta aturan lain tentu patut dipertanyakan. Bupati Langkat selaku pengambil keputusan harus memberikan sanksi terhadap stafnya yang melakukan manipulasi, atau kecurangan dalam pembuatan laporan asal bapak senang (ABS).
“Selain Bupati yang harus tegas memberikan sanksi, kita juga berharap penyidik dari kepolisian maupun Kejaksaan tanggap dengan kemungkinan pelanggaran aturan hukum yang diduga telah terjadi dalam pengerjaan proyek tersebut. Jangan diam seribu bahasa dengan adanya proyek fisik dari dana APBD yang belum ditender tapi sudah dikerjakan. Atau sebaliknya, proyek 2015 tapi dikerjakannya tahun 2016,†kata Kafil SH dari Forum komunikasi anak Langkat, kemarin.
Sementara itu informasi berkembang, menjelang akhir Desember 2015 lalu, para rekanan melakukan aksi damai di kantor Dinas PU Langkat. Pasalnya, ada ratusan paket proyek fisik yang sudah sampai di penghujung tahun anggaran, tetapi masih belum dikerjakan. Para rekanan berharap tidak dilakukan pemutusan kontrak. Tidak jelas apa hasil keputusan saat para rekanan bertemu dengan Kadis PU Langkat. Namun setelah pertemuan, tidak ada lagi reaksi dari para rekanan. (wit)
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News