Kamis, 22 Oktober 2026

Tindak Lanjut Banjir Aduan Ratusan Masyarakat Kuwala Gebang Ke DPRD Langkat Kandas Terbitnya SK Kades

Administrator - Kamis, 04 Februari 2021 02:41 WIB
Tindak Lanjut Banjir Aduan Ratusan Masyarakat Kuwala Gebang Ke DPRD Langkat Kandas Terbitnya SK Kades
Langkat I SUMUT24.co Menindak lanjuti hasil dua kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Langkat putuskan pemecahan benteng,berdampak luapan air pasang menyebabkan pemukiman masyarakat kebanjiran antaranya termasuk pekuburuan muslim ,di tuding bentenglah sebagai penyebab utama kebanjiran. UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah I Stabat ,Camat Gebang dan Kapolsek Gebang ,Kades Kuwal Gebang tinjau lokasi benteng penyebab   utama kebanjiran,Senin (1/2/2021).sekira pukul 13.30 wib. Kedatangan kami hari ini berkaitan dengan menindak lanjuti hasil dua kali RDP DPRD Langkat yang menyimpulkan pemecahan benteng yang menjadi penyebab kebanjiran Desa Kuwala Gebang,namun sejauh ini belum di ketahui benteng benteng mana saja,karena setelah di lihat banyak benteng benteng ,bukan di lahan kelompok Pak Bustami aja,jadi kita serahkan sama ibu kades untuk mendatanya,ungkap  Julfa Nizar Kepala Seksi Perencanaan ,di amini Ka Ir.Puji Hartono UPT KPH Wilayah I Stabat. Kejanggalan dari awal kekisruhan ini menurut informasi warga lahan kelompok Bustami baru dalam satu minggu di SK kan Kepala Desa Kuwala Gebang, sebelum nya ini belum ada,namun karena ada nya masukan dari KPH  daerah kawasan bisa di kelola terang membuka peluang ,sehingga kelompok  Bustami ikut arahan dan petunjuk KPH Langkat di awali dari SK Kepala Desa Kuwala Gebang Farida. Masyarakat menilai Farida lamban dalam berkoordinasi sehingga masalah ini jadi melebar,justru di sisi lain kelompok Bustami dalam pengelolaan daerah kawasan hutan benteng nya di tuding jadi penyebab banjir Kuwala Gebang,sementara banyak benteng benteng lain,jelas dan terang saja  pihak DPRD Langkat di dalam memutuskan di nilai sebagian masyarakat asal dalam memutuskan di sebabkan tanpa di lakukan cek and ricek. Sebagian masyarakat menilai terkait banjir di pekuburan muslim Kuwala Gebang,di sebabkan benteng yang di lingkup pengusaha tidak memiliki gorong gorong sehingga sewaktu air pasang besar air tinggal tidak bisa keluar lagi,penyebab tidak ada gorong gorong nya,masyarakat sudah bicara.ke kades dan perwakilan pengusaha, tapi tidak di gubris sehingga masyarakat mengadu ke DPRD Langkat berujung hasil RDP benteng di pecah. Berbeda pula pandangan aparat hukum yang enggan di tulis nama nya,mengatakan ” Jika benteng di pecah pengusaha di Kuwala Gebang bisa rugi besar,terang pengusaha kecewa sama kades,nah inikan mendekati masa akhir jabatan dia kemungkinan anak atau dia nya mau nyalon lagi,maka nya dia berupaya untuk menyelesaikan masalah ini dengan menerbitkan SK Bustami hanya dalam seminggu,dampak nya ya ini ,mau nya DPRD Langkat pecah benteng,mau nya kades tidak pecah benteng terbaca gelagat nya lewat dia menerbitkan SK,kata aparat.yang ikut dalam rombongan tersebut minta nama nya jangan di catut dalam berita. Farida ketika dikompirmasi tidak memberikan jawaban sembari menunjukkan wajah masam cemburut tampa memberikan jawaban apa pun pergi menghindar. ” Kepala Desa tidak bisa menahan kalau ada masyarakat nya membentuk kelompok ,karena itu memang tugas dan tanggung jawab Kepala Desa” ,celetuk Bustami emosi tanpa di duga penuh amarah dengan wajah memerah.( AYR).

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
HUT Golkar ke-62: Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
komentar
beritaTerbaru