Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD
Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD
News
LANGKAT | SUMUT24.co Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Hinai, Kepada Puskesmas Tanjung Beringin, DR.dr Irsyam Risdawati M.Kes, selalu mengintruksi kepada petugas medis baik dokter dan bidan untuk selalu siap dan bersahaja dalam melayani masyarakat umum.
Baca Juga:
Karena Puskesmas, kata dr. Irsyam, merupakan satu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat, membina peran serta masyarakat, memberi pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat diwilayah kerjanya masing –masing.
Menyikapi intruksi tersebut, Zunaida AM.Keb, Koordinator Bidan Pengobatan dan Pemeriksaan Ibu Hamil di Puskesmas Tanjung Beringin dibantu segenap paramedis, secara rutin dan terjadwal mengadakan pemeriksaan kehamilan atau yang lebih sering disebut Ante Natal Care (ANC). Dimana kegiatan ini diberikan untuk ibu sebelum melahirkan atau dalam masa kehamilan diseluruh Desa dan kelurahan se Kecamatan Hinai.
Selainitu, mempersiapkanperanibudankeluargadalammenerimakelahiranbayi Kepada wartawan Koran ini, Zunaida AM.Keb mengakatan, pemeliharaan kehamilan merupakan suatu upaya untuk menjaga kesehatan ibu dan kandungannya, memantau kemajuan kehamilan, memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi, meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, social ibu dan bayi, mengenali sejak dini adanya ketidak normalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum. agar dapat tumbuh kembang secara normal.†Semua ini rutin kami lakukan untuk mencegah dan memperkecil Angka Kematian Ibu (AKI) Dan Angka Kematian Bayi (AKB), baik pada masa persalinan maupun pasca persalinan “, ujarnya.
Sementaraitu, DR dr Irsyam Risdawati M.Kes Kapus Tanjung Beringin menambahkan bahwa Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu prioritas untuk pembangunan kesehatan di Kecamatan Hinai.Program ini bertanggung jawab terhadap pelayan kesehatan bagi ibu hamil, ibu melahirkan dan bayi neonatal.Salah satu tujuan program ini adalah menurunkan kematian dan kejadian sakit dikalangan ibu.
Karena database Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 2015 Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih tinggi 307 per 100.000 kelahiran hidup (kh) dan AKB 35/1000 KH.“ saat ini kita memiliki 5 dokter dan bidan desaserta 110 tenanga medis yang tersebar disetiap desa/ kelurahan se Kecamatan Hinai. Mereka harus siap dan rutin melakukan pemerikasaan dan pengobatan bagi ibu hamil karena saya selalu meminta laporan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan setiap bulan, “ ungkapnya. (wit)
Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD
News
Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus
News
Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot
News
MEDAN Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Me
Sport
JAKARTA, SUMUT24.co Prestasi membanggakan ditorehkan dunia pendidikan tinggi Sumatera Utara. Sebanyak tujuh pimpinan perguruan tinggi swasta
News
Pemilihan Dituding Cacat Hukum, Calon Komisioner KPID Sumut Periode 20262029 Bakal Gugat DPRD Sumut
News
Satreskrim Polres Palas Awasi SPBU, Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Tangki Modifikasi
News
Rakornas TPAKD 2026, Bupati Reski Basyah Dorong Peluang Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Paluta
News
Danrem 023/KS Iwan Budiarso Sambangi Yonif 123/Rajawali, Prajurit Pulang dari Papua Dapat Pesan Penting
News
Tegas Lawan Narkoba, Wabup Atika Jadi Saksi Pemusnahan 83,96 Kg Ganja dan 185 Gram Sabu di Madina
News