KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
News
MEDAN I SUMUT24.co Kecurangan pilkada madina pada 9 Desember 2020 mulai terkuak. Dimana peran oknum kepala desa di hampir semua kecamatan di Madina turut andil. Salah seorang warga Pastap Julu Inisial SH kecamatan Tambangan mengaku menjelang pilkada madina 9 Desember, para oknum kepala desa sibuk membagikan Bansos, BLT dan bantuan pemerintah lainnya. Pembagianya menjelang satu hari pencoblosan sehingga jelas bahwa adanya pengarahan ke salah satu paslon, ucapnya. Apalagi dalam pembagian tersebut masyarakat diancam kalau tidak memilih Paslon Nomor 2, keberhakan atas Baksos, BLT dan lainnya akan dicabut dan diberikan kepada Paslon yang mendukung nomor 2, ucapnya. Dalam surat keterangannya juga sudirman hasibuan pada 14 Desember 2020 membenarkan, mengetahui/ melihat ada kepala desa pastap julu AM untuk mengarahkan memilih Paslon Nomor 2 Dahlan-Aswin untuk Pilkada Madina.
Baca Juga:
Begitujuga SHH warga Pastap Julu pada 4 Desember 2020 membenarkan, mengetahui/ melihat ada kepala desa pastap julu AM untuk mengarahkan memilih Paslon Nomor 2 Dahlan-Aswin untuk Pilkada Madina.
Kemudian inisial P warga Hutapadang kecamatan ulu pungkut membenarkan, menyaksikan dan mendengarkan camat kecamatan ulu pungkut mengatakan, ” Apapun ceritanya nomor 2 harus menang, mau kalian dipimpin oleh …… Hal itu dikatakan camat pada 10 Desember 2020 di Aula kantor camat ulu pungkut tempat dilaksanakannya penghitungan suara atu pleno kecamatan pilkada madina 2020. Pernyataan itu ditandatangani p memakai materai 6.000 dan dengan dua saksi.
Begitujuga AMU warga Pasta julu dengan keterangannya pada 4 Desember 2020 membenarkan, mengetahui/ melihat ada kepala desa pastap julu AM Lubis untuk mengarahkan memilih Paslon Nomor 2 Dahlan-Aswin untuk Pilkada Madina. Sama halnya AMN pada 4 Desember 2020 membenarkan, mengetahui/ melihat ada kepala desa pastap julu AM Lubis untuk mengarahkan memilih Paslon Nomor 2 Dahlan-Aswin untuk Pilkada Madina. Padahal sudah jelas peraturan, aparat pemerintah tidak dibenarkan mengarahkan dan ikut untuk memilih salah satu paslon.
Sementara itu Tim Paslon Nomor 2 Dahlan-Aswin belum bisa dihubungi sampai berita ini diturunkan. Sementara itu juga Calon Wakil Bupati Madina Aswin Parinduri yang dikonfirmasi melalui whatsapp nya mengatakan, kami Tidak pernah mengarahkan beliau. (Tim)
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus memperkuat transformasi digital pelayanan pelanggan melalui peluncuran New Aplikasi Pelayanan Pela
kota
sumut24.co ASAHAN, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Har
News
sumut24.co ASAHAN, Dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa mencuat di Kabupaten Asahan. Sejumlah Kepala Desa (Kades) kini sedang menj
News
sumut24.co ASAHAN, Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Sosial Pendukung Aspirasi Masyarakat (LSM DPP SSPAMA) Kabup
News
KH Marahalim Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di UNUSU bersama Ratusan Kader NU
News
MEDAN , Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengawal peng
News
Polda Sumut Ungkap Penembakan di Tanjung Morawa, Dua Tersangka Diamankan 1 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
Polda Sumut Ungkap Kronologi Penembakan di Tanjung Morawa, Hingga Mobil Korban Tabrak Warga
News
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas dan Cegah Narkoba
News