Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
KOTAPINANGlSUMUT24
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Anggota DPR RI, Trimedya Panjaitan SH MH mengatakan, gerakan akan bangkitnya Partai Komunis Indonesia belakangan ini menjadi persoalan yang sedang hangat secara nasional. Bangkitnya gerakan itu lebih dikenal dalam bahasa dogmanya “Bahaya Laten”.
Untuk itu, Trimedya Panjaitan pun menegaskan bahwa semua gerakan yang sifatnya merongrong ideologi harus disikapi dengan serius dan tidak boleh terjadi.
“Belakangan ini sering kita dengar dan kita lihat maraknya simbol palu arit lambang Partai Komunis,” ucap Trimedya Panjaitan SH MH saat dikonfirmasi SUMUT24 seusai membuka Rapat Kerja cabang PDIP Labusel, Sabtu (14/5)
Bahaya laten itu, sebutnya memang ada dan penanganan tidak perlu reaktif. Bukan artinya kita memberi ruang untuk gerakan bahaya laten itu. Caranya dengan sosialisasi itu bagian penanganan yang baik. Memang kita lihat anak muda saat ini lagi trend dengan lambang palu arit.
“Di kalangan anak muda simbol palu arit sekarang menjadi trend,” katanya mengambarkan kondisi saat ini.
Ditambahkannya, menurut Menteri Politik Hukum dan Ham, bahwa memghadapi gerakan bahaya laten semua pihak dilibatkan. Namun cara penanganannya tetap tidak terlalu berlebihan. Intinya bahwa ideologi Pancasila adalah harga mati di NKRI. “Ideologi kita harga mati,tidak bisa diganggu gugat,” pungkas.
Di tempat yang sama berapa orang kader PDIP ketika ditanya apa tanggapan tentang munculnya gerakan laten di kalangan anak, salah seorang dari kader menyatakan siap menjadi yang terdepan untuk melawan gerakan laten yang ada, khususnya bila ada di Labusel.
Namun begitupun,tambahnya pemerintah pusat sampai ke daerah harus mengantisipasi dan membuat sosialisasi bahwa bahaya laten itu tidak boleh.
Jangan nantinya baru kita bertindak setelah terjadi dan Pemkab Labusel juga harus banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat.Mereka juga siap bila dibutuhkan.
“Perjalanan sejarah bangsa yang hitam jangan.terulang lagi, mari kita jaga keutuhan NKRI dengan Ideologi Pancasila,” kenangnya. (zai)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota