Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
MEDAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Psikolog dan Direktur Minauli Consulting Irna Minauli mengatakan, kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang istri terhadap suami biasanya disebabkan oleh motif cemburu karena kehadiran perempuan lain.
Akan tetapi umumnya perempuan tidak berani melakukan pembunuhan secara langsung sehingga mereka sering menyuruh orang lain untuk membantunya, kata Irna di Medan, Kamis (9/1) terkait berita pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin (55) terungkap dan istri korban (ZH) diduga otak pelaku.
Dikatakan Irna, banyak istri yang tidak menyadari bahwa suami yang berani meninggalkan istri sebelumnya dan anak-anaknya demi mendapatkan perempuan baru, cenderung akan mengulang perbuatan serupa pada istri berikutnya.
Hal ini menyebabkan banyak istri kedua dan seterusnya memiliki perasaan insecure (tidak aman) dalam kehidupan perkawinannya karena selain dihantui oleh kehadiran istri sebelumnya, mereka juga dibayang-bayangi kekhawatiran bahwa suaminya akan mencari perempuan lain. Perasaan tidak aman ini sering membuat para istri kedua menjadi lebih pencemburu dan posesif. Mereka biasanya lebih sensitif terhadap perubahan perilaku suaminya ketika mulai terlibat affair dengan perempuan lain, katanya.
Hal ini mungkin juga disebabkan karena ia juga pernah melakukan hal serupa sebelumnya pada suaminya.
Dikatakannya, berdasarkan banyak kasus konseling yang dilakukan, ternyata para istri kedua atau para selingkuhan ternyata memiliki sifat cemburu yang lebih besar sehingga mereka cenderung menjadi lebih agresif dan mudah marah atau menyerang orang lain. Mungkin kita masih ingat kasus bu Dedi (?) yang melabrak selingkuhan suaminya sambil menyawer banyak uang di depan kamera.
Istri yang cemburu sering bertindak irrasional yang bahkan tanpa disadarinya mempermalukan diriny sendiri. Mereka cenderung bersikap impulsif sehingga cenderung menuruti dorongan hatinya. Terlebih ketika mereka dipanas-panasi oleh pihak lain,kata Irna.
Secara sosial, kehadiran istri kedua juga sering kurang diterima secara sosial. Mereka sering dianggap sebagai pelakor atau pengganggu rumah tangga orang lain. Label tersebut tentunya membuat banyak perempuan berusaha untuk mempertahankan posisinya.
Pada penelitian lain juga ditemukan bahwa mereka yang sebelumnya bercerai maka ketika mereka menikah lagi, peluang mereka bercerai ternyata jauh lebih besar.
Misalnya pada perkawinan di Amerika dan Skandinavia, peluang bercerai pada perkawinan pertama sebesar 50% namun pada perkawinan kedua peluang mereka untuk kembali bercerai meningkat menjadi 75%. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya orang yang bercerai adalah mereka yang tidak mampu membina komitmen dalam perkawinan sehingga mereka lebih rentan untuk bersikap tidak setia pada pasangannya,katanya. (C04)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News