Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Solok.
Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Solok.
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Solok.
- Bupati Asahan Hadiri Api Unggun Jamdasu XI Sumut, Kobarkan Semangat Generasi Muda Berkarakter
- Dana Pinjaman Bergulir Rp 20 Miliar ke Koptan Mandiri Jadi Sorotan Publik, Dugaan Penyimpangan dan Ketegasan Aturan Kehutanan
Tingginya angka sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara (Sumut) 2015 yakni Rp532 miliar, dinilai sangat merugikan masyarakat. Pasalnya program pembangunan yang sudah dicanangkan menjadi tak terealisasi, sehingga masyarakat tidak merasakan manfaat dari program pemerintah.
“Dengan banyaknya silpa ini maka realisasi pembangunan terkendala, dan ini merugikan masyarakat yang harusnya dapat menikmati langsung manfaat dari pembangunan tersebut,” ujar pengamat kebijakan anggaran publik di Sumut, Elfenda Ananda kepada SUMUT24, kemarin.
Di sisi lain, menurut Elfanda, jika serapan anggaran masih ada yang berkisar 75 persen, maka satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran Pemprov Sumut patut dievaluasi. “Ini perlu dievaluasi, apakah tidak mampu mengelola anggaran atau memang ada kendala yang dihadapi,” ujarnya.
Dia menilai, pimpinan SKPD terkait harus dipertanyakan kinerjanya dan bila perlu dicopot dari jabatannya lantaran tidak mampu memimpin organisasinya. “Patut dipertanyakan kepala dinasnya. Kalau tidak mampu harus segera diganti dengan yang lebih mampu,” ujar Elfenda.
Pelaksana Tugas Gubsu langsung melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan para kepala SKPD dijajarannya, kemarin. Dari rakor tersebut ditemukan bahwa silpa tahun 2015 sebesar Rp500 miliar lebih. Selain itu juga masih ditemukan SKPD yang penyerapan anggarannya masih berkisar 75 persen.
“Kalau dari penyerapan anggaran memang rata-rata sudah 94 persen, tapi masih ada yang berkisar 75 persen. Dan silpa tahun 2015 itu hampir berkisar Rp500 miliar,” ujar Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi usai memimpin rakor. Begitu pun, Erry mengatakan untuk angka pasti dari silpa ini memang seharusnya nanti dilihat dalam audit BPK Sumut.
“Kalau pastinya nanti bisa dilihat dalam audit BPK, kalau sekarang memang masih ada yang belum sinkron diantara SKPD,” sebutnya.Sementara untuk penyerapan anggaran, SKPD yang terbesar adalah Sekretariat DPRD Sumut sebesar 98 persen, sementara yang kecil adalah Badan
Penanggulangan Bencana Daerah Sumut sebesar 74 persen, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut 75 persen juga Disdik Sumut 75 persen. Erry mengakui masih adanya SKPD yang serapan anggarannya rendah tersebut disebabkan karena ada dana alokasi khusus (DAK) yang tidak sempat direalisasikan karena waktu PAPBD yang lamban, juga banyaknya kekhawatiran dari pimpinan SKPD terhadap kasus-kasus hukum yang menjerat pimpinan SKPD lainnya. (ism)
Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Solok.
kota
sumut24.co SIBOLANGIT, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam upacara penyalaan Api Unggun Jambore Daerah (Ja
News
sumut24.co ASAHAN, Nama Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara kembal
kota
sumut24.co MedanPagelaran PRSU yang diadakan Pemprov Sumut mulai 3 Juli 2026 sampai 2 Agustus 2026 membuat para pelaku UMKM mendapat tempa
Ekbis
sumut24.co MedanAnggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, Syaiful Ramadhan, mengapresiasi langkah Tim Cakrawala Dinas Perhubungan Kota Medan yan
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik delapan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II)
Umum
sumut24.co BinjaiGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa
Umum
sumut24.co MedanProyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) di Kota Medan menjadi yang tercepat dalam progres pembangunan di selur
kota
Kapolri Silaturahmi ke Kejagung, Jaksa Agung Kami Bukan Rival, Tapi Sahabat
kota
SURABAYA Tak sedikit masyarakat ingin menempuh jenjang kuliah. Namun bterdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Tahun 2025, satu
News