Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Medan|SUMUT24 Tim anggaran Pemko Medan diingatkan supaya bekerja profesional menyusun program skala prioritas. Pemko diminta memprioritaskan penambahan alokasi anggaran di Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (P2K). Penambahan pagu anggaran pada Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Pemko Medan Tahun 2016 sangat urgen, terkait pembelian peralatan alat canggih pemadam kebakaran.
Baca Juga:
“Pemko Medan sudah saatnya memiliki sky lift guna peningkatan pelayanan publik. Sebab, di kota Medan sudah banyak berdiri gedung bertingkat pencakar langit, tentu harus diimbangi peralatan canggih. Masalah kebakaran tidak boleh dikesampingkan karena menyangkut kepentingan umum,†tegas sekretaris komisi D DPRD Medan, Paul Mei A Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (14/7).
Disebutkan Paul, Dinas P2K Medan sangat minim fasilitas pendukung pelayanan pemadam kebakaran. Selain belum memiliki Sky Lift, juga armada pemadam kebakaran tidak layak beroperasi dan perlu dievaluasi. “Buktinya saja, saat terjadinya kebakaran di Pasar Aksara Plaza beberapa hari lalu. Hingga 2 hari bisa padam karena minim peralatan. Ini contoh kecil, bahwa dinas P2K perlu pembenahan dan evaluasi,†ujar politisi PDI P ini.
Untuk itu kata Paul Simanjuntak, tim anggaran Pemko Medan diharapkan dapat mengalokasiakan dana untuk keperluan Dinas P2K yang selam ini terkesan dianaktirikan. Sebagaimana diketahui, saat ini tim anggaran Pemmo Medan sedang menyusun draf P APBD Pemko Medan Tahun 2016 yang sebentar lagi akan diajukan ke DPRD Medan.
Menurut Paul, pihaknya prihatin dengan kondisi Dinas P2K yang terkesan dianaktirikan terkait sarana dan prasarana. Hal tersebut dinilai kebijakan yang keliru sebab tugas di Dinas P2K merupakan mulia dan sosial.
Seiring dengan itu, Walikota Medan harus fokus memperhatikan kebutuhan di Dinas P2K. Baik itu masalah Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana. Sama halnya dengan kesejahteraan petugas pemadan harus diperhatikan.
Ditambahkan, Paul Mei, demi peningkatan pelayanan pemadam kebakaran, sudah saatnya Dinas P2K menambah jumlah kantor Unit Pelayanan terpadu (UPT) disetiap Kecamatan. Karena keberadaan UPT sangat berpengaruh untuk mendukung pelayanan pemadam kebakaran karena terkait jarak tempuh.
Sementara itu, Kepala Dinas P2K Drs Marihot Tampubolon ketika ditanya wartawan, Kamis (14/7) mengaku Dinas yang dipimpinnya masih minim sarana dan prasarana. Begitu juga sky lift belum mereka miliki. Untuk itu Marihot berharap berbagai sarana dan prasarana dapat dimiliki untuk peningkatan pelayanan.(R0)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News